User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia Yang Lebih Baik
 
Ex. IHSG
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,500.00 11,550.00
SGD 9,262.20 9,318.40
JPY 113.10 113.93
MYR 3,656.56 3,695.33
CNY 1,853.60 1,870.55
THB 358.72 363.08
HKD 1,483.60 1,490.65
EUR 15,682.55 15,776.25
AUD 10,813.45 10,884.85
GBP 19,724.85 19,834.85
Last update: 10 Jul 2014 09:00 WIB
Metropolitan
Sabtu, 30 Mar 2013 07:49 WIB - http://mdn.biz.id/n/20719/ - Dibaca: 544 kali
2-5 April di Hotel Santika
Sejumlah Menteri Hadiri Musrenbang Sumut 2013
MedanBisnis - Medan. Sejumlah menteri akan menghadiri pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Provinsi Sumut tahun 2013 yang akan berlangsung di Hotel Santika Dyndra Medan, 2-5 April 2013. Menko Kesra Agung Laksono, dijadwalkan membuka acara resmi Musrenbang itu pada Selasa, 2 April.
Sejumlah menteri itu, yakni Mendagri Gamawan Fauzi, Menneg PPN/Kepala Bappanas RI, Menteri Pekerjaan Umum, Menko Perekonomian, Menteri Keuangan dan Menteri Pertanian. Kemudian ada juga pemaparan dari Komite Ekonomi Nasional (KEN), Bank Indonesia (BI) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

"Acara yang berlangsung selama 4 hari berturut-turut itu juga akan diisi dengan pameran oleh BUMN, BUMD, kabupaten dan kota dengan jumlah 20 stand," kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Sumatera Utara, Ir Riadil Akhir Lubis MSi didampingi Denny Simamora mewakili Kadis Kominfo Sumut, pada temu pers di Bappeda Sumut Jalan P Diponegoro Medan, Kamis (28/3).

Kegiatan yang menyertakan stakeholders di 33 kabupaten/kota se-Sumut ditambah unsur DPRD, perguruan tinggi, instansi vertical dan LSM itu akan memfokuskan prioritas Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RPKD) tahun 2014 yang merupakan acuan dalam penyusunan APBD.

"Musrenbang tahun 2013 ini memiliki empat tujuan, yakni sinkronisasi program prioritas nasional ke provinsi, klarifikasi usulan dari musrenbang kabupaten dan kota ke provinsi, penajaman indikator target kerja pada Satuan Perangkat Kerja Dearah (RKPD) provinsi dan perumusan kesepakatan prioritas pembangunan tahun 2014 yang akan dituangkan dalam sebuah berita acara," ujar Riadil.

Menurut Riadil, pelaksanaan musrenbang yang menyerap dana Rp 1,64 miliar (ditampung pada APBD 2013) itu merupakan kegiatan penyusunan RKPD Provinsi Sumut tahun 2014 yang merupakan penyelarasan usulan program/kegiatan yang disampaikan daerah yang harus mengacu dan selaras dengan dokumen perencanan strategis (RPJPD, RPJMD) baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, maupun RKP nasional dengan pedoman teknis Peraturan Bersama Mendagri, Menneg PPN/Kepala Bappenas dan Menkeu Nomor 28 Tahun 2010; 0199/M PPN/04/2010 dan PMK 95/PMK 07/2010, serta Permendagri Nomor 54 Tahun 2010.
Di samping itu, lanjut Riadil, melalui musrenbang ini, Pemprovsu akan mengusulkan pendanaan pembangunan dari APBN khususnya dekosentrasi dan tugas perbantuan terhadap 20 kementerian/lembaga yang nantinya akan dibahas secara intensif pada pelaksanaan Forum Pra Musrenbangnas, 15-19 April di Jakarta. "Usulan itu akan dilakukan melalui mekanisme Usulan Program Kegiatan Pemerintah Daerah (UPKPD) yang diproyeksikan untuk percepatan laju pembangunan di daerah," ujarnya.

Menyangkut tema musrenbang yang terkait dengan upaya peningkatan daya saing Sumut di masa depan, menurut Riadil akan difokuskan kepada sejumlah sektor, di antaranya ekonomi, infrastruktur, pertanian, pendidikan dan kesehatan. Seperti sektor pendidikan misalnya. Di tahun 2014, Sumut sudah menerapkan wajib belajar selama 12 tahun dari sebelumnya 9 tahun.

Kemudian meningkatkan jumlah pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang lebih banyak daripada sekolah umum. "Seperti SMK Perkebunan yang akan menopang eksistensi proyek Sei Mangkei, sebagai industri berbasis kelapa sawit, SMK Penerbangan untuk menopang keberadaan Bandara Kuala Namu yang akan menjadi base penerbangan internasional, dan SMK-SMK lainnya yang mendukung keberadaan kawasan Mebidang-ro (Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo)," katanya. (benny pasaribu)
Piala Dunia 2014
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook