User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia Yang Lebih Baik
 
Ex. IBM atau Teknologi
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,395.00 11,425.00
SGD 9,106.50 9,145.95
JPY 111.61 112.25
MYR 3,500.77 3,538.01
CNY 1,827.90 1,841.70
THB 351.92 356.21
HKD 1,469.30 1,473.65
EUR 15,755.95 15,821.45
AUD 10,670.35 10,721.35
GBP 19,167.55 19,242.05
Last update: 17 Apr 2014 09:00 WIB
Headline News
Selasa, 12 Feb 2013 07:37 WIB - http://mdn.biz.id/n/12163/ - Dibaca: 834 kali
BI Serahkan Hasil Fit and Proper Test ke PSP
Satu Calon Direksi Bank Sumut Lolos
qMedanBisnis - Medan. Uji kelayakan atau fit and proper test calon direksi PT Bank Sumut telah usai dilaksanakan. Hasilnya juga sudah diserahkan kepada pemegang saham pengendali (PSP). Dikabarkan, dari lima nama calon direksi yang diusulkan PSP, hanya satu yang lolos.
Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, satu nama itu adala Ester Nita Ginting yang dulunya adalah Area Manager Bank Danamon. "Yang saya tahu cuma satu yang sesuai dengan kualifikasi dari persyaratan BI," ujarnya.

Seperti diketahui, ada lima nama yang diusulkan PSP untuk mengisi posisi di jajaran direksi PT Bank Sumut. Kelima nama itu yakni Rudy Dogar Harahap, M Syahrir Ritonga, Ester Nita Ginting, Saparuddin, dan Agung Santoso. Namun Saparuddin meninggal di saat akan melakukan fit and proper test di Jakarta.

Saat hasil uji kelayakan itu hendak dikonfirmasi langsung ke Direktur Grup Humas Bank Indonesia (BI), Difi A Ahmad Johansyah mengatakan hasil fit and proper test calon direksi Bank Sumut telah diserahkan ke pemegang saham pengendali, dalam hal ini Plt Gubernur Sumut.

Namun, lanjutnya, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk menginformasikan hasil tersebut karena bersifat rahasia. "Hasilnya sudah diserahkan Januari akhir kemarin ke pemegang saham," ucapnya ketika dihubungi MedanBisnis melalui telepon seluler, Senin (11/2).

Demikian pula pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) IX Sumut-Aceh juga enggan menginformasikan hasil tes tersebut. Deputi Direktur Divisi Pengawasan Bank, Indra Yuheri membenarkan bahwa sudah ada surat tembusan soal hasil fit and proper test ke pihak KPBI IX.

Dia mengatakan, surat tersebut diberikan dari Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan (DPIP) ke pemegang saham pengendali yakni Plt Gubernur Sumut."Ini bersifat rahasia. BI tidak punya kewajiban mempublish-nya. Tapi pemegang saham barulah punya wewenang untuk itu," katanya.

Indra mengatakan, setelah hasil ini biasanya akan dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dalam pertauran BI, selambat-lambatnya 6 bulan sesudah ada keputusan hasil fit and proper test. "Kalaupun Plt Gubsu cuti, bisa diwakilkan pejabat daerah yang juga memiliki wewenang untuk melantik, misalnya saja Sekda," ujarnya.

Menanggapi hal itu, pengamat ekonomi dari Sumut, Muhammad Ishak, mengatakan, sebaiknya pemegang saham segera menginformasikan hasil tes tersebut. Karena, menurutnya, semakin lama diinfokan kepada masyarakat akan mengurangi kepercayaan para nasabah."Jangan dicampurkan urusan politik dengan bisnis. Bank Sumut adalah bank daerah yang menyangkut kehidupan masyarakat Sumut dan pemerintah daerah lainnya," ujarnya. (ramita harja)
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook