User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia Yang Lebih Baik
 
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,605.00 11,635.00
SGD 9,233.80 9,273.25
JPY 113.08 113.72
MYR 3,532.01 3,569.72
CNY 1,856.70 1,870.35
THB 355.93 359.95
HKD 1,496.60 1,500.95
EUR 16,027.75 16,093.65
AUD 10,774.15 10,826.45
GBP 19,468.55 19,543.35
Last update: 24 Apr 2014 09:00 WIB
Tapanuli Bisnis
Selasa, 30 Apr 2013 08:36 WIB - http://mdn.biz.id/n/26708/ - Dibaca: 330 kali
Harga Jagung Naik, Petani Raup Untung
MedanBisnis - Samosir. Para petani jagung di Kecamatan Pangururan, Simanindo dan Sianjur Mulamula, boleh tersenyum sumringah. Soalnya, saat panen besar, harga jagung di pasaran lagi bagus dan petani memperoleh untung besar.
Gunawan Simbolon, seorang petani jagung di Pangururan, menjelaskan, panen kali ini petani mendapatkan untung. Untuk lahan seluas satu hektare, mereka mengeluarkan dana operasional Rp 8 juta. Dengan hasil panenan mencapai 8 ton, dapat terjual Rp 30 juta. Artinya, per hektarenya bisa memperoleh keuntungan Rp 22 juta.

''Dengan hasil ini, para petani merasa senang. Kebanggaan tersendiri bagi kami jika petani memperoleh hasil yang besar,'' katanya.

Keberhasilan tersebut, dapat menarik minat petani padi, kopi dan bawang merah, untuk beralih menanam jagung pada musim kemarau. Karena, jagung ternyata lebih menjanjikan daripada tanaman bawang merah.

''Biasanya kalau masa panen bawang merah, petani dirugikan karena harganya yang murah. Nah, kalau jagung cenderung stabil," ujar Simbolon.

Hal senada juga dikatakan Rindu Sigiro di Simanindo. Dia mengaku baru kali pertama merasakan hasil panenan berlimpah. Menurutnya, tanah di wilayahnya sangat cocok untuk pertanian. Kendala yang ada adalah ketika musim kemarau, petani kesulitan mendapatkan air.

"Padahal, ada Danau Toba yang luas, mestinya bisa dimanfaatkan untuk irigasi. 'Karena itu kami berharap ada perhatian pemerintah untuk membuatkan saluran irigasi, atau setidaknya membantu pompa air besar sehingga meski kemarau, petani tak lagi kesulitan air,'' pintanya Rindu Sigiro.
(tumpal sijabat )
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook