User ID Password  
Home   |   Tentang Kami   |   Pasang Iklan   |   Index Berita   |   Hubungi Kami Daftar Menjadi Member   |   Login
Membangun Indonesia Yang Lebih Baik
 
Ex. Menteri atau Sumatera
 
Berita Terkini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 11,605.00 11,635.00
SGD 9,233.80 9,273.25
JPY 113.08 113.72
MYR 3,532.01 3,569.72
CNY 1,856.70 1,870.35
THB 355.93 359.95
HKD 1,496.60 1,500.95
EUR 16,027.75 16,093.65
AUD 10,774.15 10,826.45
GBP 19,468.55 19,543.35
Last update: 24 Apr 2014 09:00 WIB
Umum
Selasa, 04 Jun 2013 09:09 WIB - http://mdn.biz.id/n/33014/ - Dibaca: 215 kali
Dirut PD Pasar Tersangka Pengrusakan Toko
MedanBisnis - Medan. Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan Benny Sihotang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengrusakan Toko Jakarta, di lantai II, Pusat Pasar Medan.
"Iya, dia (Benny) sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujar Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Yoris Marzuki, di Medan, Senin (3/6).

Kasus yang menjerat Benny ini bermula dari laporan Herdiasan dan Elfrida Eka Susanti, selaku pemilik Toko Jakarta pada Desember 2012.

Pasangan suami-isteri ini melaporkan tindakan pengrusakan dan pencurian oleh petugas PD Pasar yang melakukan pembongkaran pada toko milik mereka.

Disinggung tentang tersangka lain, Yoris mengatakan, sejauh ini baru Benny yang mereka tetapkan sebagai tersangka. "Sejauh ini baru dia (Benny). Rencananya Rabu akan kita panggil," jelas Yoris.
Pembongkaran Toko Jakarta ini terjadi pada Kamis 20 Desember 2012 sekira pukul 11.00 WIB. Ketika itu, sejumlah petugas dengan peralatan berupa martil dan linggis membongkar paksa toko.

"Tindakan itu jelas perbuatan melawan hukum. Pihak PD Pasar telah sewenang-wenang, karena pada saat pembongkaran, toko dalam keadaan tertutup dan pembongkaran tanpa surat-surat yang sah," terang kuasa hukum Toko Jakarta, Zulfahmi Harahap.

Pihak PD Pasar beralasan pembongkaran toko sesuai Perda. Kontrak toko juga sudah habis.
Zulfahmi menjelaskan, di PD Pasar ada dua jenis sewa, yakni sewa izin permanen dan izin sementara.

Izin sementara itu adalah izin yang seketika bisa dibatalkan apabila kios mau digunakan oleh pihak PD Pasar. Sedangkan izin permanen itu tidak bisa semena-mena dibatalkan, karena ada kontraknya dan batas waktunya.

"Klien saya ini memiliki izin permanen. Buktinya adalah dengan keluarnya pinjaman dari Bank Danamon atas rekomendasi PD Pasar yang mengaku sudah buat MoU dengan Bank Danamon untuk memberikan pinjaman lunak kepada para pedagang yang menyewa permanen," terangnya.

Benny yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui status yang baru disandangnya ini. Ia mengaku kecewa karena lebih dulu mengetahui statusnya dari wartawan.

"Jelaslah saya kecewa. Kok media duluan yang tahu status saya. Seharusnya kalau memang saya ditetapkan sebagai tersangka ya diberitahukan langsung ke saya," ketus Benny.

Nada suara Benny yang dikonfirmasi lewat telepon selulernya terdengar berang. "Suara kalian ini saya rekam dan keterangan yang kalian dapat dari Kasat Reskrim akan saya konfirmasi ke beliau lagi.

Benar apa enggak dia (Kasat Reskrim) menetapkan saya sebagai tersangka," timpalnya lagi.
Begitu pun, ia mengaku siap memenuhi panggilan penyidik nantinya. "Saya sebagai warga negara yang patuh hukum akan penuhi panggilan," tandasnya. ( iskandar z siahaan)
BERITA TERKAIT
KIRIM KOMENTAR
Silakan login terlebih dahulu untuk bisa memberikan komentar atau
klik daftar untuk menjadi member MedanBisnisDaily.com
KOMENTAR ANDA
Tidak ada komentar pada berita ini!
Partisipasi Menggunakan Facebook