Kepala BEI Perwakilan Sumut, M Pintor Nasution.
(Elvidaris simamora)
Selasa, 12 Okt 2021 13:26 WIB  •  Dilihat 571 kali  •  https://mdn.biz.id/o/144114/
BEI Dampingi Bank Sumut Realisasikan IPO, Kenalkan Underwriter
Medanbisnisdaily.com - Medan. Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatra Utara (Sumut), M Pintor Nasution, mengatakan, saat ini pihaknya sedang membantu Tim Internal Bank Sumut terkait Penjamin Emisi Efek (Underwriter). Hal tersebut sehubungan dengan persiapan Bank Sumut yang akan melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

"Sudah dikenalkan underwriter swasta dan pemerintah ke Tim Internal Bank Sumut," katanya, Selasa (12/10/2021).

Untuk diketahui, underwriter adalah penjamin emisi. Biasanya, underwriter adalah pihak bank investasi, bank komersial, atau perusahaan pialang. Underwriter juga bertugas untuk mengevaluasi nilai perusahaan untuk menentukan nilai saham yang akan dijual.

Selain mengenalkan underwriter, pihaknya juga sudah sosialisasi soal IPO ke beberapa divisi di Bank Sumut. Hal itu penting agar karyawan memahami ketika bank tersebut sudah melantai di bursa.

Dikatakan Pintor, saat ini, Bank Sumut satu-satunya perusahaan asal Sumut yang sedang bersiap IPO. Namun karena masih dalam proses, realisasinya kemungkinan baru di tahun 2022 mendatang.

"BEI sendiri terus sosialisasi ke calon emiten yang ada di Sumut. Strateginya selalu melakukan kerja sama dengan komunitas, organisasi, perkumpulan. Ikut sebagai anggota untuk mendekatkan dan bisa menambah emiten di Sumut. Tapi sejauh ini, baru Bank Sumut yang sedang proses IPO," kata Pintor.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Sumut, Rahmat Fadillah Pohan, mengatakan, pemegang saham telah menyetujui rencana IPO PT Bank Sumut untuk menjadi perusahaan go public dengan maksimal 30% saham. Keputusan mengijinkan Bank Sumut untuk melakukan aksi korporasi IPO dilandasi untuk penguatan permodalan, peningkatan kinerja dan ekspansi bisnis Bank Sumut serta peningkatan transparansi tata kelola perusahaan.

"Fokus utama nantinya adalah meningkatkan digitalisasi agar memberikan nilai tambah untuk Bank Sumut sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat," kata Rahmat.

Sementara untuk proses IPO Bank Sumut sendiri, saat ini tengah melakukan konsolidasi yang akan mendampingi Bank Sumut dalam proses IPO. Rahmat juga menjelaskan, perseroan menargetkan sebanyak 5 miliar lembar saham dengan total nilai sebesar Rp 1 triliun dari IPO Bank Sumut. Dana IPO tersebut akan dipergunakan untuk peningkatan permodalan, infrastruktur dan IT PT Bank Sumut.

Reporter
ELVIDARIS SIMAMORA
Editor
RAMITA HARJA
Sumber: AirVisual.com
Berita Terkait
Minggu, 24 Okt 2021 14:55 WIB
Fokus Berita
Komentar Anda