| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan. Pasar keuangan yang masih dibayangi aksi demonstrasi membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 2,69% ke level 7.620 dari perdagangan sebelumnya di 7.830.
Bahkan titik terendah yang dicapai IHSG pada perdagangan hari ini menyentuh level 7.547. Padahal di saat yang sama, bursa saham di Asia banyak yang ditransaksikan di zona hijau.
Sementara itu, rupiah melemah dekati level 16.500/dolar AS. Rupiah pada sesi perdagangan pagi ini ditransaksikan di kisaran 16.475/dolar AS.
"Pasar keuangan masih dibayangi oleh aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air. IHSG masih sulit untuk diukur kinerjanya," kata analis pasar keuangan, Gunawan Benjamin, Senin (1/9/2025).
Gunawan menambahkan, sejumlah data penting akan dirilis dalam sepekan kedepan. Setelah rilis data manufaktur PMI China yang turun ke level 49.4, data manufaktur Indonesia atau S&P Global Manufacturing PMI pada bulan Agustus berada di level 51.5. Dimana artinya data manufaktur mengalami ekspansi setelah sebelumnya berada di zona kontraksi.
Pelaku pasar selanjutnya menanti rilis data inflasi tanah air serta neraca dagang pada hari ini. Dimana Indonesia diproyeksikan akan membukukan inflasi pada bulan Agustus. Selanjutnya juga ada rilis data manufaktur AS, penyerapan tenaga kerja AS dan data penjualan ritel Indonesia di akhir pekan.
"Seiring dengan sejumlah rilis data ekonomi penting tersebut, pelaku pasar juga tengah memantau situasi terkini dari aksi demonstrasi di Tanah Air," kata Gunawan.

