| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

KALI ini saya ingin berbagi cerita tentang 5 nikmat dalam hidup. Hal-hal penting yang sering tak kita sadari perannya dan baru terasa kepentingannya saat sedang tak ada. Baiklah... inilah lima nikmat dalam hidup.
1. Tidur nyenyak dan bangun tidur dengan rasa segar
Tidur nyenyak sangat penting. Tidur nyenyak 10 jam semalam membuat badan terasa segar dan kepala menjadi ringan setelah bangun tidur. Memulihkan diri setelah sehari penuh bekerja, mengisi ulang tenaga.
Bisa tidur nyenyak bukanlah urusan gampang, diperlukan ruangan yang tenang, gelap, dan sedikit dingin supaya bisa tidur nyenyak. Banyak orang bisa membayar jutaan rupiah supaya bisa tidur dihotel mentereng, tapi belum tentu bisa memiliki tidur yang nyenyak selama semalam penuh.
Oleh sebab itu tidur nyenyak adalah nikmat yang sangat besar dalam hidup. Saya pribadi memerlukan 10 jam tidur supaya bisa merasakan kesegaran dan kebugaran saat bangun tidur.
Dengan tidur yang nyenyak selama 10 jam, insya allah saya bisa menjalani hari dengan cemerlang. Berpikir jadi lancar dan bergerak pun serba sedap. Perasaan pun bahagia.
2. Tinggal di lingkungan yang lengkap
Rumah saya tidak mewah tapi dekat menjangkau semua tempat yang sering diperlukan. Misalnya mau makan, banyak pilihannya. Mau nyetrika pakaian, dekat.
Mau beli minyak kapak, apotek banyak. Mau gunting rambut, ada. Mau ganti oli, bengkel ada. Perlu semen, kedai semen juga ada. Mau les bahasa inggris, banyak. Mau jahit pakaian, ada juga. Mau beli kopi, kedai serba ada tak jauh.
Untuk keperluan belanja pagi, pasar ikan juga ada disini. Malam-malam mau makan mi bangladesh atau ikan bakar, juga ada. Ditambah lagi dengan sudah berdirinya Top 100, semakin membuat lingkungan disini terasa lengkap.
Terus mau beli sendal di Megamall, cuma 10 menit di perjalanan. Mau ke Harbour Bay, juga tak terlalu jauh. Mau ke hospital juga lumayan dekat. Mau solat jum'at, mesjid juga dekat. Semuanya cenderung serba terjangkau. Syukur alhamdulillah.
3. Wali kota orang Melayu
Batam adalah kota yang masyarakatnya beragam suku. Dengan keadaan Batam yang begini, kota yang isinya terdiri dari banyak perantau, mempunyai wali kota seorang bersuku Melayu adalah satu kesenangan. Apalagi dengan jumlah Melayu yang hanya sekitar 27%, tentu ini adalah satu keadaan yang patut disyukuri.
Meskipun memang wajar jabatan wali kota dijabat orang melayu, sebab Batam adalah wilayahnya Provinsi Kepulauan Riau. Walaupun tak kenal tapi tetap ada perasaan senang dengan keadaan ini. Sebab saya juga adalah anak orang Melayu.
Batam adalah tujuan utama perantau se-Sumatra dan se-Jawa di Indonesia. Mampu memimpin Batam dan menjadikan Batam tenar se-Indonesia adalah satu prestasi yang patut dibanggakan seumur hidup. Sebab ukuran kejayaan Batam yang berbeda dengan kota-kota lainnya di Indonesia.
4. Air dan listrik tersedia
Kapan pun saya mau mandi, saya bisa mandi. Khususnya saat sedang gerah. Sebab di rumah saya air bersih sering penuh. Walau sekali-sekali tak mengalir.
Air sangat penting dalam kehidupan kita. Untuk minum, untuk mandi, untuk mencuci, untuk masak, untuk menyiram bunga, untuk mengobati demam, dan lain-lain.
Tak cukup air, serba lambat hidup kita. Di rumah saya tersedia lima drum untuk menyimpan air cadangan, untuk persiapan saat air sedang tak ngalir. Sama dengan air, listrik juga senantiasa tersedia di rumah saya.
Dengan adanya listrik, saya bisa menonton TV, memasak nasi, mengisi batere telpon, membuat kopi, memakai internet, dan kegiatan lainnya. 24 jam listrik di rumah adalah sebuah nikmat yang patut disyukuri, sebab di provinsi-provinsi lain masih banyak yang tak berlistrik. Pentingnya listrik baru dirasakan saat lampu mendadak mati.
5. Dua merek lokal yang membanggakan
Dari kecil saya sudah minum Teh Prendjak dan semenjak lulus kuliah hampir setiap hari saya minum Kopi Kapal Tanker. Dua minuman ini adalah kebanggaan saya sebab keduanya adalah asli hasil buatan provinsi saya.
Kantor pusat dan pabriknya ada di Tanjungpinang. Kedua nama ini telah menjadi bagian utama dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kepulauan Riau, bahkan sangking kondangnya dua minuman ini juga banyak dijual di provinsi-provinsi lain di Indonesia.
Meminum teh hasil buatan provinsi sendiri itu rasanya belasan kali lebih nikmat, apalagi tehnya memang sedap rasanya. Teh Prendjak cocok diminum saat sedang kelelahan dan di malam hari dua jam sebelum tidur. Atau saat setelah makan mi rebus di kedai kopi, saat dibuat jadi teh obeng. Sebab lain yang membuat saya suka dengan dua merk ini adalah karena namanya keren. Ini menambah kebanggaan.
Demikianlah lima nikmat dalam hidup saya, sederhana tapi penting semuanya. Di lain waktu saya akan menuliskan tentang hal-hal lain yang terpikirkan oleh saya.
Sekali-sekali menulis yang ringan-ringan begini perlu juga saya rasa, untuk menjangkau semua kalangan. Terima kasih kawan-kawan semua... semoga tulisan saya ini mencerahkan hari kalian dimanapun. Di Singapura, di Tokyo, maupun di New York. Salam dari Batam.
====
Penulis Penggemar Angka 96, Tinggal di Batam
====
medanbisnisdaily.com menerima tulisan (opini/artikel) terkait isu-isu aktual masalah ekonomi, politik, hukum, budaya dan lainnya. Tulisan hendaknya ORISINAL, belum pernah dimuat dan TIDAK DIKIRIM ke media lain. Tulisan tidak dikirim dalam bentuk lampiran email, namun langsung dimuat di badan email, disertai dengan lampiran KARTU IDENTITAS (KTP/SIM/DLL), FOTO (minimal 700 px dalam format JPEG/posisi lanskap), DATA DIRI SINGKAT (dicantumkan di akhir tulisan), nama akun FB dan No HP/WA. Panjang tulisan 5.500-6.500 karakter. Redaksi berhak mengubah judul dan sebagian isi tanpa mengubah makna. Isi artikel sepenuhnya tanggung jawab penulis. Kirimkan tulisan Anda ke: [email protected]. Tidak ada korespondensi terkait layak atau tidaknya tulisan Anda diterbitkan. Silahkan bergabung di Halaman FB MedanBisnis Daily atau grup FB medanbisnisdaily.com untuk mengetahui artikel-artikel yang ditayangkan atau kunjungi website: medanbisnisdaily.com

