| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan — Tekanan besar kini membayangi PSMS Medan jelang laga krusial menghadapi Sriwijaya FC dalam lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2025/2026. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (19/4/2026) malam, menjadi momen penentuan bagi Ayam Kinantan.
Posisi PSMS yang masih tertahan di papan tengah bawah membuat kemenangan menjadi harga mati. Kekalahan tipis 0-1 dari Garudayaksa FC pada laga sebelumnya semakin mempertebal tekanan terhadap tim asuhan Eko Purdjianto.
Meski di atas kertas lebih diunggulkan, PSMS tidak boleh lengah. Sriwijaya FC memang sudah dipastikan terdegradasi ke Liga III, namun kondisi tersebut justru berpotensi membuat tim lawan tampil tanpa beban.
“Semua tim harus diwaspadai. Kami tidak boleh meremehkan siapapun,” tegas Eko dalam konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu (18/4/2026).
Ia memastikan kondisi tim semakin membaik. Sejumlah pemain yang sebelumnya absen kini telah kembali dan siap memperkuat skuad.
“Alhamdulillah persiapan sudah maksimal. Beberapa pemain sudah lepas dari akumulasi kartu dan cedera. Kami siap memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Pelatih berpengalaman itu juga menegaskan target utama tim: kemenangan di kandang. “Main di home, wajib tiga poin,” tegasnya.
Dukungan suporter yang dikenal fanatik menjadi dorongan sekaligus tekanan tambahan bagi PSMS. Harapan publik Medan tak hanya sekadar kemenangan, tetapi juga permainan meyakinkan yang mampu mengangkat moral tim.
Dari laporan tim medis, sejumlah pemain seperti Sadam, Budhiar, Felipe, dan Erwin telah dinyatakan fit. Kehadiran mereka memberi opsi lebih luas bagi pelatih dalam meracik strategi.
Namun demikian, laga ini diprediksi tidak akan berjalan mudah. Sriwijaya FC berpotensi tampil lepas tanpa beban, yang bisa menjadi ancaman jika PSMS gagal menjaga fokus sepanjang pertandingan.
Kini, tidak ada ruang untuk kesalahan. Kemenangan bukan sekadar target, melainkan keharusan jika PSMS ingin menjaga asa memperbaiki posisi di klasemen.
Laga ini akan menjadi ujian mental sekaligus pembuktian: apakah PSMS mampu bangkit, atau justru semakin terperosok dalam tekanan.

