| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan – Komunitas Medan Heritage berkolaborasi dengan Sekolah Fitrah Khalilah menggelar program edukatif bertajuk “RaunRaun Heritage: Ekspedisi Ekonomi & Heritage Medan”, Minggu (31/5/2026). Kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan sejarah lokal sekaligus memberikan pemahaman ekonomi secara praktis kepada anak-anak melalui metode pembelajaran luar kelas (outdoor learning).
Program tersebut mengajak peserta mengeksplorasi Kota Medan secara interaktif dan menyenangkan. Kolaborasi ini mempertemukan misi pelestarian sejarah yang diusung Medan Heritage dengan visi pendidikan karakter berbasis lingkungan dari Sekolah Fitrah Khalilah.
Koordinator Kegiatan Medan Heritage, Dian Rizky Nugraha Saragih, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menumbuhkan rasa kepemilikan generasi muda terhadap sejarah kota sejak usia dini.
“Medan memiliki kekayaan sejarah yang luar biasa, dan cara terbaik mengenalkannya adalah dengan mengajak anak-anak merasakannya langsung. Lewat konsep ‘3 Destinasi, 3 Misi’, kami mengemas narasi sejarah dan dasar ekonomi menjadi sebuah petualangan seru yang memicu rasa ingin tahu serta kreativitas mereka,” ujar Dian.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Sekolah Fitrah Khalilah, Yenni Merdeka. Menurutnya, pembelajaran kontekstual sangat penting agar anak-anak mampu menghubungkan teori yang dipelajari di sekolah dengan realitas di lapangan.
“Kami sangat menyambut baik kolaborasi dengan rekan-rekan dari Medan Heritage. Melalui ekspedisi ini, anak-anak tidak hanya belajar teori ekonomi dari buku teks, tetapi juga melihat langsung bagaimana aktivitas perdagangan, transportasi, hingga bisnis modern memanfaatkan ruang-ruang bersejarah di kota mereka. Ini adalah proses belajar yang sangat berharga dan berdampak,” kata Yenni.
Kegiatan dimulai dari Pos Bloc Medan sebagai titik kumpul utama. Selanjutnya, para peserta menjalankan tiga misi utama di sejumlah lokasi bersejarah di Kota Medan.
Pada misi pertama di Pusat Pasar Medan, anak-anak dikenalkan pada aktivitas perdagangan tradisional. Mereka mempelajari proses jual beli, asal-usul komoditas barang, mekanisme penentuan harga, hingga peran pedagang dalam roda perekonomian kota.
Misi berikutnya berlangsung di kawasan Titi Gantung Medan. Di lokasi ikonik tersebut, peserta belajar memahami sejarah jalur perdagangan dan distribusi barang, serta pentingnya infrastruktur transportasi dalam menghubungkan berbagai wilayah.
Sementara pada misi terakhir di Avros Cafe, anak-anak diajak memahami konsep bisnis modern yang kreatif dan inovatif, namun tetap memperhatikan aspek pelestarian bangunan heritage.
Kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para siswa maupun orang tua yang turut mendampingi. Melalui kolaborasi ini, Medan Heritage dan Sekolah Fitrah Khalilah berharap semakin banyak institusi pendidikan yang memanfaatkan ruang publik dan situs bersejarah sebagai media pembelajaran luar kelas yang efektif.

