| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Tapteng. PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Labuhan Angin menggelar kegiatan PLN Mengajar di SMK Negeri 1 Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara.
Officer CSR dan Humas PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin, S Kevin Siallagan, menjelaskan, kegiatannya berlangsung, Jumat (5/6/2026).
"PLN mengajar ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjembatani dunia pendidikan dengan dunia industri," sebut Kevin dalam pers rilis, Selasa (9/6/2026).
Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus memperkenalkan dunia industri ketenagalistrikan kepada generasi muda.
Kegiatan tersebut mengusung materi "Dasar-dasar PLTU dan Pengenalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)”.
"Pesertanya bukan para siswa saja, para guru SMKN 1 Tapian Nauli juga ikut," katanya.
Lewat program ini, PLN Indonesia Power ingin memberi wawasan mengenai proses pembangkitan listrik di PLTU, dan penerapan budaya keselamatan kerja.
Pada kegiatan tersebut, Kevin juga menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing sejak dini. Khususnya bagi siswa sekolah kejuruan yang nantinya akan terjun ke dunia kerja.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada para siswa agar mereka memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai industri ketenagalistrikan, khususnya PLTU, sekaligus memahami pentingnya budaya keselamatan kerja dalam setiap aktivitas,” ujarnya.
Kepala SMK Negeri 1 Tapian Nauli, Leonardo Sitorus, mengapresiasi kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan peserta didik serta memperkuat keterkaitan antara materi pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja yang sesungguhnya.
“Kami menyambut baik program PLN Mengajar ini karena memberikan pengalaman dan pengetahuan yang relevan bagi siswa. Semoga kerja sama antara sekolah dan PLN Indonesia Power dapat terus terjalin demi mendukung pengembangan kompetensi peserta didik,” ungkap Leonardo.
Pada sesi utama, materi disampaikan oleh Walesa Miduk Jayanto, Officer Reliability PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin.
Dalam paparannya, Walesa menjelaskan konsep dasar operasional PLTU, mulai dari proses konversi energi hingga menghasilkan listrik yang disalurkan kepada masyarakat.
Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), termasuk pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD).
Kemudian, identifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja, serta penerapan budaya keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas industri.
Penyampaian materi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa.
Beragam pertanyaan terkait teknologi pembangkitan listrik, peluang karier di sektor ketenagalistrikan, hingga penerapan K3 di lingkungan kerja menjadi topik diskusi yang menarik perhatian peserta.

