| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

MedanBisnisdaily.com-Medan. Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Sumatera Utara (Sumut) mendesak Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto, segera menyikat pelaku narkoba di wilayah hukum Sumut.
"IMM mendesak Kapoldasu memberantas narkoba di Sumut, karena Provinsi Sumatera Utara menjadi provinsi kedua terbesar peredaran narkoba setelah Jakarta," kata Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPD IMM Sumut, Zikri Azizan Lubis, di Medan, Selasa (7/5/2019).
Zikri menegaskan, Kapoldasu dan BNNP Sumut harus serius memberantas masuknya peredaran narkoba di Sumut, apalagi saat ini umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1440 H.
"Kita ingin bulan ini fokus ibadah dan kami yakin ini disambut baik oleh kepolisian sebagai pelindung dan pengayom rakyat. Sejauh ini kita tentunya percaya Poldasu di bawah kepemimpinan Irjen Pol Agus Andrianto hadir memberikan rasa aman terhadap masyarakat Sumatera Utara dan berkomitmen bahwa narkoba adalah musuh nyata dan harus dilawan," katanya.
Semua pihak, ujar Zikri, harus ikut terlibat dalam menjaga diri dan keluarga agar ikut memberantas penyalahgunaan narkoba di daerahnya masing-masing. Sebab, pemberantasan narkoba merupakan amanah Presiden RI Joko Widodo yang tertuang dalam Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika Tahun 2018-2019.
"Ini jelas mengatur tentang teknis penindakan serta pengawasan dan aksi sosialisasi yang harus bersinergi dengan pemerintahan seperti Dinas Pemuda dan Olahraga. Poldasu dalam hal ini direktorat narkotika beserta Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara harus mampu menerjemahkan intruksi presiden, baik dalam bentuk koordinasi, pengawasan peredaran masuknya narkoba terlebih sektor perbatasan darat dan laut, hingga gerakan sosialasi bebas narkoba yang melibatkan masyarakat dan kaum Muda di Sumatera Utara," katanya.

