| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Belawan. Kek Buyung, begitu warga kawasan pinggiran Sungai Deli, Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan akrab memanggilnya. Meski usianya sudah mencapai 68 tahun, tetapi kakek yang hidup sebatangkara ini tampak kelihatan bugar. Hari-harinya dihabisi di atas sungai dengan mengumpulkan sejumlah plastik bekas.
Saat ditemui medanbisnisdaily.com di bantaran Sungai Deli, Lingkungan 13 Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kek Buyung baru saja naik dari rakitnya dengan sejumlah plastik bekas. Pria usia renta ini setiap hari mengumpulkan plastik yang hanyut di Sunga Deli. "Ini merupakan mata pencatian saya," ujar kek Buyung yang tinggal di sebuah gubuk rewot.
Setiap hari, bermodalkan rakit yang dibuatnya sendiri dari bahan fiber dan kayu yang hanyut di sungai, kek Buyung tampak asyik mengutip sampah-sampah plastik walau beresiko tinggi bila dibandingkan dengan umurnya yang telah menjelang senja. Ia tampak giat mengutip sampah plastik di aliran Sungai Deli yang hanyut dari hulu.
Dengan menggunakan mengait yang disambungkan dengan sebatang galah, kek Buyung cekatan mengait plastik atau bekas kantungan yang kemudian dicuci dan dikeringkan, kemudian dijual kembali kepada pengumpul. "Dari pekerjaan ini saya bisa mengumpulkan uang sebesar Rp 30.000," ujarnya.
Meski tercatat sebagai warga Kota Medan, Buyung tak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik itu Raskin, BPJS Kesehatan, apalagi Program Keluarga Harapan (PKH), padahal kek Buyung merupakan warga asli Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan. Bahkan gubuk kek Buyung kerap bocor saat hujan turun, juga tak pernah mendapat sentuhan dari pihak kelurahan mupun kecamatan. "Hanya warga sekitar yang menaruh rasa prihatin yang membantunya," ujar Rahman tetangga ke Buyung.
Pahlawan Lingkungan yang memungut sampah di aliran sungai ini, sepantasnya menjadi pahlawan lingkungan, karena perannya pemungut sampah plastik yang tidak larut di air maupun di tanah. "Peran kek Buyung salah satu upaya mencegah banjir," terang Rahman salah seorang aktivis lingkungan yang juga bermukim di Kecamatan Medan Labuhan.

