| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Rantauprapat. Di tengah kondisi pandemi Covid -19, yang belum sepenuhnya selesai, masyarakat Tionghoa Labuhanbatu akan meniadakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa, dalam perayaan Imlek kali ini. Sikap tersebut diambil karena selain mematuhi anjuran pemerintah, juga sebagai bentuk komitmen yang kuat terhadap kepentingan bersama.
Demikian dikatakan Ketua Perhimpuna Indonesia Tionghoa (INTI) Labuhanbatu, Sujian, kepada medanbisnisdaily.com, Kamis (11/2/2020) pagi.
"Kita harus mendahulukan kepentingan umum yang lebih besar (tidak menciptakan keramaian), dari pada sekedar memaksakan kepentingan golongan," kata anggota DPRD Sumut periode 2014 - 2019 tersebut.
Untuk itu, kata pria yang akrab dipanggil Acan ini, pertunjukan Barongsai yang biasanya menjadi salah satu atraksi hiburan dalam perayaan Imlek, akan ditiadakan kehadirannya. "Demikian juga dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang bersifat kerumunan akan kita tiadakan, misalnya seperti open house, kumpul-kumpul di tempat keramaian seperti restoran atau pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya," jelasnya.
Sebelumnya pada Rabu (10/2/2021), Polres Labuhanbatu mengundang berbagai perkumpulan atau organisasi etnis Tionghoa, untuk melakukan rapat kordinasi terkait perayaan Imlek. Dalam rapat yang dipimpin Wakapolres Labuhanbatu, Kompol M Taufik, kepolisian menekankan pentingnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

