| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Mengingat risiko kerja menangkap ikan yang dilakukan nelayan di laut relatif tinggi, sepantasnya nelayan memperoleh asuransi, agar keselamatan tenaga kerja sektor perikanan tersebut dapat terlindungi. Hal itu dikemukan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan, Abdul Rahman saat berbagi takjil kepada pengguna jalan di Jalan Stasiun Belawan, Sabtu (17/4/2021).
Pria yang akrab disapa Atan ini mengatakan, DPC HNSI Kota Medan sudah menyampaikan hal itu ketika Wali Kota Medan, Muhammad Afif Bobby Nasution kerkunjung ke Pelabuhan Perikanan Nusantara Belawan (PPNB) baru-baru ini. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan asuransi nelayan, agar keselamatan tenaga kerja dapat terlindungi.
"Kita berharap nelayan di Kota Medan, khususnya di Belawan sudah bisa mendapatkan asuransi dari pemerintah, setidaknya asuransi BPJS tenaga kerja,” katanya.
Untuk mendukung program tersebut, HNSI Kota Medan bersedia mengeluarkan dana awal sebanyak 100 orang nelayan sebagai langkah awal.
Penasihat HNSI Kota Medan, Ahmad SP, juga mengusulkan agar HNSI Kota Medan bisa menyiapkan beasiswa kepada anak nelayan yang berprestasi. Minimal untuk siswa SD dan SMP.
"Untuk mendukung program tersebut kita ajak Pemko Medan b berkolaborasi menyukseskan program ini. Sebagai tahap awal aku siap menjadi bapak asuh tiga anak nelayan,” ujarnya
Dalam pemberian takjil tersebut hadir, Penasihat HNSI Kota Medan Ahmad SP, Bendahara Dedi Kasi, Wakil Bendahara Abdul Simon Barus, Wakil Ketua Alfian MY, Awal Yatim dan Evis J Hutabarat, Wakil Sekretaris Hendratno Hertanto, dan pengurus lainnya.

