| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Serdang Bedagai. Setelah sebelumnya mengganti 10 koordinator wilayah bidang pendidikan tingkat kecamatan, kini Bupati Sergai H Darma Wijaya mulai mengganti 54 eselon 3 yang berlevel administrator.
Dengan alasan kebutuhan organisasi sebagai upaya yang dilakukan untuk memberikan penyegaran di lini-lini strategis untuk mendukung program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati dalam mewujudkan visi Serdang Bedagai (Sergai) yang mandiri, sejahtera dan religius.
Hal ini dikemukakan Bupati Sergai H Darma Wijaya saat melantik 54 orang Pejabat Administrator di Lingkungan Pemkab Sergai, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sergai Sei Rampah, Selasa (20/4/2021).
Terhadap Pejabat Administrator yang baru dilantik, Darma Wijaya berharap dapat mengoptimalkan perannya dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing yang telah diamanatkan dengan sebaik-baiknya.
Bupati yang didampingi Wabup H Adlin Umar Yusri Tambunan, juga menyampaikan beberapa pesan penting yang harus diingat dan dicamkan dalam melaksanakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Sergai yaitu; pertama, segera mengenali dan beradaptasi dengan tugas fungsi di OPD yang baru serta meningkatkan akselerasi kinerja untuk mencapai visi Kabupaten Sergai.
Adapun nama-nama Pejabat Administrator yang baru dilantik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Serdang Bedagai Nomor. 288/18.33/Tahun 2021 antara lain Batara Rival Harahap, sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan, M. Syafransyah Putra Nst, sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, Rico Ebtian, sebagai Kabag Umum Setdakab Sergai, Muhammad Hidayat Tambunan, sebagai Pj Camat Sipispis, Samuel Eka Putra Suparyono, sebagai Kabid Lintas Perhubungan.
Hadir juga dalam kegiatan, Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Ketua GOPTKI Ny Aini Zetara Adlin Tambunan, Ketua DWP Ny Uke Retno Faisal Hasrimy, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Rohaniawan dan Keluarga Pejabat Administrator yang dilantik.
Lambok Simbolon pengamat kebijakan Serdang Bedagai memandang usai perhelatan Pilkada masih membawa ekses kepada para ASN yang mungkin disukai atau tidak oleh bupati. "Terbukti banyak ASN yang dinilai mendukung Soekirman kini berganti posisi. Ibarat Tsunami dalam jabatan," katanya.
Dirinya menilai, masih tradisionalnya pandangan pemimpin dalam melihat jabatan. "Saya yakin bahwa banyak ASN yang sama sekali tidak terlibat dalam urusan Pilkada namun karena keluarga, bapak, suami, istri yang berpolitik namun merasakan ekses Pilkada tersebut. Saya tahu ada beberapa ASN yang dipindahkan dari jabatan, padahal sama sekali gak tahu menahu, bahkan bukan berdomisili di Sergai harus merasakan dicopot dari jabatan, ujar tokoh pemuda Bandar Khalifah lewat seluernya.

