| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) menempati ranking 7 nasional dalam pemeringkatan Scimago Institutions Rankings (SIR) 2021, dan ranking 708 secara global.
Capaian itu adalah hasil kinerja bidang riset dan inovasi USU tahun 2020. Hasil ini menjadi penting memotivasi civitas akademika USU khususnya dalam bidang riset, inovasi dan societal.
“Hasil ini sangat penting bagi USU untuk melihat keberadaan penilaian dari 3 kelompok indikator, yakni riset berupa jumlah jurnal dan sitasi yang dihasilkan. Juga dari inovasi terkait jumlah paten dan sitasi paten serta societal (dokumen yang disebut di medsos). Tahun ini, USU masih berkonsentrasi untuk meningkatkan ketiga indikator kinerja tersebut," kata Rektor USU, Dr Muryanto Amin, SSos, MSi, dalam keterangan tertulisnya Kamis (29/4/2021).
Meski berada di ranking 7 nasional dan 708 dunia, namun berdasarkan 19 subjek area penilaian yang dilakukan SIR, USU menempati peringkat 1 nasional dan peringkat 305 dunia dalam bidang Agriculture and Biological Science tingkat universitas. USU juga menempati peringkat 3 nasional dan peringkat 420 dunia di sektor Business, Management and Accounting.
Sementara di bidang Biochemistry, Genetics and Molecular Biology, USU menempati posisi 4 di Indonesia dan posisi 663 di dunia. Posisi 4 di Indonesia juga diraih USU dalam bidang Environmental Science.
“Kami akan mendorong agar ke depannya prestasi yang didapat USU bisa terus meningkat, khususnya merata pada 19 subjek area penilaian yang dilakukan oleh Scimago Institutions Rankings. Dengan demikian pemeringkatan secara keseluruhan juga meningkat secara signifikan,” ujar Muryanto.
Menambahkan informasi, USU bersama 9 universitas lainnya yang masuk dalam peringkat 10 besar SIR mendapatkan predikat Quarter-1 (Q1) untuk penelitian yang berarti “Publikasi Berkualitas Tinggi”. SIR adalah lembaga pemeringkatan asal Spanyol yang memberikan penilaian kepada universitas dan institusi riset di dunia.
Indikator penilaian yang dijadikan acuan oleh Scimago terdiri dari 3 aspek utama penilaian, yakni riset, inovasi, dan dampak sosial, yang semuanya diambil dari informasi yang disediakan di laman website masing-masing. Riset, inovasi, dan dampak sosial, masing-masing memiliki bobot yang berbeda-beda. Riset persentase paling tinggi yakni 50%, inovasi (30%) dan dampak sosial (20%).

