| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Samosir. Meski telah terjadi beberapa kali pertemuan antara pemerintah Provinsi Sumatra Utara dengan para pelaku wisata di Danau Toba secara khusus di Samosir tentang mendesaknya pemakaian dan penggunaan tiket online di kapal penyeberangan Ferry, namun hasilnya tidak kunjung terwujud.
"Kami sudah pernah bertemu mantan Sekda,Ibu Sabrina belum lama ini saat ia belum pensiun. Dan, saat itu ia juga sudah meminta supaya tiket online dibuat di kapal Ferry penyebrangan Simanindo-Tigaras, namun sampai sekarang tiket online tidak ada," kata pelaku usaha di Samosir, Oliver Simbolon, Ketua Komunitas Kopi Indonesia Kabupaten Samosir, Selasa (6/7/2021) didampingi Daniel Sinaga, Pengurus Himpunan Pramuwisata Samosir (HPI).
Mereka berdua menjelaskan, manajemen kapal Ferry yang masih menerapkan pembelian tiket secara tradisional akan terus ketinggalan, sebab saat ini sudah berlangsung era digitalisasi dan era kemajuan teknologi, sehingga orang bisa mengatur jadwal keberangkatan disesuaikan dengan kebutuhannya.
Hal yang sama disampaikan, mantan Kepala Dinas Pariwisata Samosir Ombang Siboro yang melihat, pemerintah pusat dan provinsi, tidak siap mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, sebab diakuinya saat ini, pembelian tiket online sudah dilakukan diberbagai daerah baik secara khusus di pelabuhan pelabuhan pelabuhan penyeberangan baik laut dan danau.
"Saya heran, kenapa kita masih saja ketinggalan, padahal bisa saja dimulai dari Pemerintah Provinsi Sumatra Utara yang memiliki kapal Ferry penyebrangan di Simanindo dan Tigaras. Jika, pemerintah provinsi memulai, saya yakin para pengunjung akan dimudahkan ke Danau Toba," kata Ombang.
Beberapa waktu lalu, DPRD Samosir sepakat penyebarangan kapal Fery menuju dan masuk ke Samosir harus gunakan tiket online.
"Secepatnya kami akan memanggil pihak pengelola penyebrangan baik yang dikelola swasta, pemerintah untuk segera membuat tiket online, " kata Wakil Ketua DPRD Samosir, Nasib Simbolon, Senin (22/3/2021).
Kebutuhan tiket online diakui Nasib menjadi kebutuhan saat ini, supaya pariwisata di Samosir semakin baik dan para wisatawan yang datang tidak mengalami kendala akibat tumpukan tumpukan antrian di dermaga.

