| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Badan Pengurus Daerah Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia Sumatera Utara (BPD ASEPHI Sumut) mengadakan musyawarah daerah (musda) di Gedung Dekranasda Sumut, Rabu (23/8/2023).
Musda yang beragendakan pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus, pemilihan ketua dan pembahasan program kerja tersebut diikuti sebanyak 32 anggota BPD ASEPHI Sumut. Bertindak sebagai Ketua Steering Committee Dra Ernayani Nasution MPd, Sekretaris Karya Darma SH dan Anggota Titin Rehani Batubara.
Ketua BPD ASEPHI Sumut periode 2018-2023 Hj Fatimah Habibie mengatakan suatu organisasi disebut sehat jika mengikuti atau menjalankan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) yang ada.
"Di antaranya saat periodesasi kepengurusan berakhir maka dilaksanakan musda, seperti yang dilakukan BPD ASEPHI Sumut," ujarnya.
Fatimah juga memberikan apresiasi kepada anggota BPD ASEPHI Sumut yang selama ini telah bekerjasama untuk membesarkan organisasi tersebut.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dekranasda Sumut yang juga Pembina BPD ASEPHI Sumut, Hj Nawal Lubis, yabg telah membantu dalam menyediakan tempat penyelenggaraan musda ini. Akhir kata, mohon maaf jika ada kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak sengaja selama memimpin ASEPHI Sumut," ujarnya.
Ketua Dekranasda Sumut yang diwakili Sekretaris, Ir Hj Hasnah Lely Siregar MM, berharap pengurus terpilih dapat membawa pelaku kerajinan tangan menjadi pengusaha yang profesional dan membawa produk kerajinan Sumut digunakan di luar negeri.
"Saya juga berharap agar ASEPHI mampu menghadirkan pelaku kerajinan tangan di pasar luar negeri dan ASEPHI dapat menjadi fasilitator dalam memasarkan produk," jelasnya.
Sementara Wakil Ketua I BPP ASEPHI H Hatman Shihab dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini ASEPHI sudah ada di 17 provinsi dan 6 badan pengurus cabang (BPC) di Jawa Tengah.
"Pembentukan BPC ini juga sesuai dengan AD/ART ASEPHI. Ke depannya, BPC ini juga akan hadir di kabupaten/ kota di Sumut," ujarnya.
Hatman mengatakan bahwa pemimpin BPD ASEPHI Sumut terpilih nantinya adalah orang yang mampu menjalankan visi dan misi ASEPHI.
Adapun visi ASEPHI adalah menjadikan perajin menjadi pengusaha yang profesional dan mandiri. "Dan sebagai pengusaha harus kuat, tidak cengeng dan memberikan kesempatan kepada pengusaha yang lebih lemah dan mampu menyatukan semua anggota," ujarnya.
Hatman juga mengatakan, bahwa pemimpin terpilih diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai hambatan yang dialami anggota dalam pemasaran. Selain itu juga membawa anggota untuk mengikuti berbagai pameran baik berskala nasional maupun internasional.
Peserta Asing
Hatman dalam kesempatan itu juga mengatakan bahwa BPP ASEPHI akan mengadakan pameran Inacraft pada bulan Oktober 2023.
Untuk pertama kalinya, Inacraft akan melibat peserta asing. "Selama ini, pameran ini diikuti pelaku kerajinan dari dalam negeri. Dan pada Oktober nanti kita akan melibatkan pelaku usaha dari luar negeri," ujarnya.
BPP ASEPHI berharap dengan diikutsertakannya peserta asing dalam pameran Inacraft maka pameran ini dapat menjadi agenda internasional.
"Meskipun Inacraft termasuk salah satu pameran terbesar di dunia dengan melibatkan sekitar 1.500 peserta namun karena peserta seluruhnya dari dalam negeri, maka belum masuk dalam agenda internasional. Melalui kehadiran pelaku usaha asing sebagai peserta maka kita harapkan Inacraft dapat masuk ke dalam agenda internasional," tuturnya.

