| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Indonesian Maritime Pilots’ Association (Inampa) mendukung diterapkannya teknologi pemanduan dan penundaan kapal di perairan dalam negeri, terutama terhadap alur yang sempit seperti Siak dan sejumlah perairan di Selat Malaka.
"Inampa sangat mendukung dan tak alergi bila pilot maritim menerapkan teknologi maritim," kata President Inampa, Pasoroan Herman Harianja dalam media gathering yang dihadiri sejumlah wartawan di sebuah kafe di Kota Medan, Kamis (21/12/2023) siang.
Herman menyebutkan, pemanduan sangat penting dalam layanan transportasi laut dan kapal-kapal yang akan sandar di pelabuhan maupun keluar dari pelabuhan mesti dilakukan pemanduan, karena terkait fungsi keamanan dan keselamatan pelayaran.
Terkait tarif pemanduan kapal dalam negeri, mantan Direktur SDM dan Personalia Pelindo I dan IV ini menyebutkan, tarifnya masih di bawah biaya operasional yang dikeluarkan oleh penyedia jasa pandu tunda.
“Untuk cost recovery saja masih susah. Bagaimana keselamatan pelayaran bisa dijamin kalau tarifnya masih rendah,” ungkapnya tanpa menyebutkan besaran tarif pandu dan tunda di bandingkan luar negeri.
Hadir dalam media gathering tersebut, petuga pilot maritim, Capt Hindarto dan Capt Joni Pahamsah dari Pelabuhan Belawan dan sejumlah pengurus Inampa.

