| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan. Kontingen Sumatera Utara PON XXI Aceh-Sumut 2024 menjadi juara umum cabang olahraga drumband, dimana tuan rumah mampu merebut tujuh medali emas, satu perak dan satu perunggu.
Atlet-atlet drumband Sumut tampil perkasa sejak kategori Lomba Berbaris Jarak Pendek (LBJP) yang digelar di Stadion Madya Atletik Sumut. Mereka mampu meraih empat medali emas dan satu perak dari enam nomor yang diperlombakan.
Namun di nomor Lomba Unjuk Gelar (LUG) dan Lomba Baris-Berbaris (LBB) Kontingen Drumband Sumut gagal menunjukkan keperkasaannya. Mereka gagal meraih satu medali pun dari kedua nomor tersebut.
Di kategori Lomba Ketahanan dan Ketepatan Berbaris (LKKB) yang dilaksanakan di Jalan Sultan Serdang, Kontingen Drumband Sumut kembali perkasa dan meraih tiga medali emas.
Keberhasilan itu, tentu tak lepas dari peran tim pelatih yang terdiri dari M Syahrizal, Novi Hardianto, Rahmat Syahputra, Pradifa Setiawan dan Wahyu Ramadhan.
"Kemudian tim ini dipimpin oleh Manajer Bapak M Chairad," kata Novi Hardianto, mewakili tim pelatih, Senin (16/9/2024).
Novi mengatakan, tim drumband Sumut diisi oleh 22 atlet drumband yang berasal dari seluruh penjuru Sumatera Utara. Tim ini, katanya, terbentuk sejak awal 2023 melalui seleksi yang panjang dan ketat.
"Awalnya berdasarkan dari Pekan Olahraga Provinsi Sumut tahun 2022. Disitu Pengprov PDBI Sumut mengirimkan talent scouting untuk memantau atlet-atlet yang berbakat," ucapnya.
Setelah itu, atlet-atlet pilihan dari seluruh penjuru Sumut berkumpul. Lalu diadakan seleksi lagi untuk menentukan 22 atlet yang akan bertarung pada PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024.
"Yang terpilih untuk mengikuti seleksi hasil pilihan talent scouting itu jumlahnya 100 atlet lebih, dari kabupaten/kota yang ikut Porprov. Kemudian diseleksi dan terpilihlah 22 atlet putra dan putri ini," jelasnya.
Awal terpilih, katanya Novi, tim pelatih masih menjadwalkan latihan hanya pada Hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Jadi setelah latihan, atlet-atlet tersebut kembali ke daerah asal. "Baru awal tahun 2024 anak-anak menjalani pemusatan latihan dan tinggal di wisma atlet," ucapnya.
Selama dibentuk, atlet-atlet drumband Sumut hanya melakukan pemusatan latihan di Kota Medan. "Pemusatan latihan disini aja, nggak ada keluar kota. Cuma kita pernah ujicoba waktu BK PON di Yogyakarta," katanya.
Novi mengaku belum tahu apakah seusai gelaran PON atlet-atlet tersebut dibubarkan. Namun, ia mengaku bangga menjadi bagian dari kontingen drumband Sumut untuk PON XXI Aceh-Sumut.

