| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Paguyuban Keluarga Besar Putra Jawa Kelahiran Sumatra (Pujakesuma) diharapkan semakin inklusif. Pujakesuma juga siap berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk memajukan bangsa.
Hal itu dikatakan Ketua DPD Pujakesuma Kota Medan terpilih Erwin kepada media, Jumat (22/11/2024).
Dikatakan Erwin, DPD Pujakesuma Kota Medan akan dilantik 23 November 2024.
Sebagai refleksi, sambung Erwin, Pujakesuma harus memperkuat soliditas dan lebih inklusif serta menjalin kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai elemen masyarakat.
"Pujakesuma adalah salah satu paguyuban terbesar di Sumatra yang didirikan 10 Juli 1980 di Kota Medan Sumatra Utara (Sumut). Saat ini Paguyuban Pujakesuma telah menyebar di 21 provinsi di Indonesia. Di Sumut Pujakesuma telah berdiri di 24 kabupaten/kota, termasuk di Medan," kata Erwin.
Berdasarkan sejarah, kata Erwin, etnis Jawa hadir di tanah Deli sejak pertengahan abad ke-19, pada saat itu tanah Deli Serdang menjadi primadona bangsa asing karena kekayaannya, terutama dengan dibukanya
perkebunan tembakau.
Banyak orang dari berbagai negara dan provinsi lain datang untuk mencari kehidupan yang lebih baik termasuk suku Jawa.
"Sejarah membuktikan, suku Jawa mampu berasimilasi, berakulturasi dan berkontribusi di masyarakat. Sebagai salah satu etnis terbesar di Kota Medan yakni kurang lebih 35, 03%, masyarakat Jawa memiliki peran strategis dalam pengembangan pembangunan
dan menjaga stabilitas kehidupan bermasyarakat. Baik dari aspek sosial budaya, ekonomi, agama maupun kehidupan politik," kata Erwin.
Dijelaskan Erwin, untuk menghimpun dan memberdayakan masyarakat Jawa secara inklusif dan kolaboratif, diperlukan paguyuban yang solid untuk menampung aspirasi dan kontribusi aktif.
"Paguyuban harus mampu menjadi mitra pemerintah agar tercipta kolaborasi dan sinergi yang kuat dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
Di masa mendatang, lanjut Erwin, Pujakesuma perlu memperkuat soliditas warga paguyuban dan membangun tata kelola paguyuban yang profesional dan berkesinambungan.
Membangun sinergi kolaborasi secara inklusif dan berintegritas dengan pemerintah dan komponen masyarakat. Serta mengimplementasikan program-program yang bermanfaat bagi warga paguyuban dan masyarakat luas.

