| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-London. Maskapai penerbangan Eropa ramai-ramai memangkas penerbangan di musim panas. Alasannya, kekurangan pilot.
Swiss International Air Lines (SWISS) telah memangkas sekitar 1,5 persen dari jadwal keberangkatannya hingga Oktober 2025, seperti dikutip dari Independent UK pada Sabtu (24/5/2025).
Menurut lembaga perlindungan hak penumpang udara, AirAdvisor, sebanyak 50.000 penumpang pada 1.400 penerbangan akan terdampak oleh pembatalan penerbangan, termasuk mereka yang memiliki rencana perjalanan dengan transit dan tidak langsung.
Artinya, bahwa terjadi 10 dan 15 penerbangan terimbas setiap hari dengan berbagai rute penerbangan. Di antaranya, Inggris, mulai dari Heathrow, London City, Manchester, hingga Edinburgh, ke Swiss. Angka itu sekitar 12 persen pembatalan.
Penumpang penerbangan jarak jauh yang menuju Shanghai dan Chicago juga akan terdampak oleh pembatalan musim panas ini.
Anton Radchenko, pendiri AirAdvisor, mengatakan musim panas ini menjadi lebih rumit bagi para pelancong Inggris karena gelombang pembatalan SWISS. Ia tidak melihat masalah permintaan tetapi kemacetan staf dan penjadwalan.
"Penerbangan dihentikan bukan karena orang tidak terbang, tetapi karena maskapai penerbangan tidak memiliki cukup pilot yang terlatih untuk mengoperasikannya," ujar dia.
Kekurangan pilot terjadi untuk jenis pesawat A320, A321, A330, dan A340, lapor Aviation24.
Pelancong, yang akan terbang dengan maskapai Swiss yang dibatalkan, berhak mendapatkan refund atau pengembalian uang penuh dan pengalihan rute gratis berdasarkan peraturan EU261.
"Kami menyesal bahwa kami tidak dapat menawarkan koneksi yang terpengaruh seperti yang direncanakan semula. Dalam kasus seperti itu, kami memberi tahu pelanggan yang terpengaruh sedini mungkin," ujar perwakilan maskapai Swiss.
"Penyesuaian jadwal dilakukan sedini mungkin untuk meminimalkan ketidaknyamanan dan untuk menemukan solusi perjalanan alternatif terbaik bagi penumpang kami," keterangan ditambahkan.(dtt)

