| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Karo. Tim Gabungan yang terdiri dari Inafis Polres Karo, personel Polsek Tigapanah, Koramil 02/Tigapanah serta masyarakat sekitar evakuasi jenazah Mrs x yang ditemukan di Dusun Aek Hotang, Desa Pangambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, persisnya di Aek Bolon, Perladangan Panggung, Senin (21/7/2025).
Informasi dihimpun dari Kapolsek Tigapanah, AKP Dedi Ginting melalui Kanit Reskrim, Ipda Rikardo Situmeang SH, yang ikut ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah Mrs X menyebut, kondisi mayat yang sudah membusuk dan membengkak tersebut awalnya ditemukan warga pada Minggu (20/7/2025) siang.
"Sebenarnya, penemun mayat oleh warga ini pada Minggu siang. Disampaikan kepada kepala desa dan diteruskan ke Polsek Tigapanah, sudah menjelang sore. Sehingga diputuskan untuk evakuasi dilaksanakan hari ini," terangnya.
Berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh aparat kepolisian, awalnya tiga orang warga sedang berburu ikan dengan cara menanggok di aliran sungai tersebut. Salah satu warga kemudian ini melihat mayat tersangkut pada batang kayu di aliran sungai.
Ia pun spontan teriak dan memberitahu kepada rekannya yang lain. Selanjutnya memberitahu kepada warga kampung Desa Pangambatan. "Karena informasi penemuan ini kemarin sampai sama kita sudah sore. Untuk evakuasi kita laksanakan hari berikutnya," ujar Situmeang.
Sambungnya lagi, saat evakuasi, posisi mayat tersebut dalam keadaan telentang dan tanpa kepala. Prediksi sementara, menurutnya mayat tersebut berjenis kelamin perempuan, umurnya ditaksir sekitar 40 tahunan dengan tinggi badan ditaksir sekitar 160 cm dan belum ditemukan identitas.
Usai dievakuasi dari aliran sungai melalui dinding tebing yang curam, mayat Mrs X dibawa ke RSU Kabanjahe dengan mobil Inafis Polres Tanah Karo. Situmeang mengatakan pihaknya akan melakukan autopsi mayat ke RSU Bhayangkara Polda Sumut, sekaligus melalukan penyelidikan untuk mencari identitas korban melalui media elektronik dan media sosial atau dengan menggunakan Mambis.
"Sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan penyebab meninggalnya Mrs X yang ditemukan di aliran sungai Aek bolon Desa Pangambatan. Memang pada saat dilakukan evakuasi didapati tali yang terikat di kaki sebelah kiri Mrs X tersebut," pungkasnya.

