| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Dalam beberapa hari ini viral video di media sosial motor Yamaha NMAX dijual murah sekitar Rp 15 juta per unit, jauh di bawah pasaran mulai dari Rp 32,26 juta.
Narasi dalam video tersebut menjelaskan bahwa motor NMAX itu unit baru tapi bekas terkena banjir. Dalam sejumlah video yang ramai dibagikan di media sosial, tampak deretan motor tersimpan di sebuah gudang yang dilanda banjir.
Gudang disebut-sebut berlokasi di Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Informasi yang diperoleh, gudang tersebut diketahui telah berdiri lama dan dimiliki oleh seorang pengusaha lokal.
Motor-motor tersebut dijual seharga Rp 15 juta per unit, namun tanpa kelengkapan dokumen resmi, seperti faktur dealer. Menariknya, ada juga laporan bahwa pembeli akan diberikan surat lelang serta keterangan bahwa motor tersebut pernah terendam banjir, bukan dokumen legal kepemilikan.
Terkait hal itu, pihak PT Alfa Scorpii selaku main dealer Yamaha untuk wilayah Sumatera bagian utara (Sumbagut) pun menyampaikan penjelasan.
GM Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie mengimbau masyarakat bijak membeli kendaraan baik kondisi baru, maupun bekas. Masyarakat diminta memastikan kendaraan memiliki dokumen yang sah, bisa dipertanggungjawabkan.
Joni Lie mengatakan, bahwa saat ini memang ada beredar unit Yamaha NMAX dan beberapa unit type lain, yang merupakan unit bekas klaim asuransi kebanjiran yang didapat oleh perusahaan tertentu dari pihak asuransi. Dan unit ini dijual ke pasar oleh perusahaan yang beli dari pihak asuransi, dan dijual dengan harga murah.
Menurut Joni Lie, unit-unit bekas kebanjiran ini walaupun merupakan unit baru, namun mesin dan sistem kelistrikannya sudah terendam banjir, sehingga unit tersebut dinyatakan tidak layak pakai sebagai unit utuh dan hanya berupa unit yg bisa diambil sparepartnya yang masih bisa dipakai.
Karena unit tersebut seyogianya dijual dalam bentuk scrapt (pengambilan sparepart) dan bukan dalam kondisi utuh, maka nomor rangka maupun nomor mesin sudah diblokir dan tidak diterbitkan faktur.
Dengan demikian tidak bisa dilakukan pengurusan STNK dan BPKB, sehingga tidak layak digunakan secara utuh di jalanan umum, selain karena resiko keamanan juga melanggar UU Lalu Lintas yang berlaku.
“Saya mengimbau kepada masyarakat, jangan percaya kepada oknum yang menjanjikan bisa menguruskan STNK dan BPKB. Nomor mesin dan nomor rangkanya saja sudah diblokir, jadi mana mungkin bisa diurus surat-suratnya,” kata Joni Lie.
Joni Lie mengatakan, fenomena tersebut membuktikan bahwa sampai saat animo pasar terhadap produk Yamaha NMAX tetapi tinggi. Karena produk yang bekas terendam banjir saja laku keras, apalagi yang baru.
“Kami juga menyarankan, kepada calon konsumen agar senantiasa melakukan pembelian produk kita melalui jaringan resmi dealer Yamaha, sehingga akan memperoleh produk dengan data kepemilikan yang jelas, kualitas produk yang bagus, serta jaminan pelayanan aftersales yang pasti,” katanya.

