| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com – Medan. Bisukma Grup menegaskan komitmennya meningkatkan kontribusi bagi masyarakat dan pemangku kepentingan melalui program strategis pada tahun 2026 dalam acara Bona Taon Bisukma Grup, Sabtu (17/1/2026), di Auditorium HKBP Seminarium Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara.
Acara ini dihadiri ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat, pemerintah, DPRD, media, akademisi, Partai Gerindra, HKTI, Pemuda Katolik, Badan Gizi Nasional, pemilik dapur, koperasi, relawan, dan komunitas Bisukma Betapature.
Kegiatan diawali dengan ibadah dan doa lintas agama yang dipimpin Pdt Dirgos Lumbantobing, Rd Immanuel Purba, dan Ustadz Ahmad Riyadi Lubis, memanjatkan syukur atas perjalanan 2025 dan memohon agar program MBG terus memberi manfaat bagi masyarakat Sumut sepanjang 2026.
Dr Erikson Sianipar, Pendiri Bisukma Grup, menyampaikan bahwa pengalaman menjalankan program MBG tahun 2025 menjadi modal kuat untuk memperluas dampak sosial dan ekonomi. Program MBG telah memberikan pasokan gizi, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan meningkatkan semangat para petani.
“Program strategis Pemerintahan Prabowo-Gibran melalui MBG terbukti bermanfaat. Fokus kami tahun ini adalah memastikan manfaatnya semakin terasa bagi masyarakat,” ujar Erikson.
Tahun 2026, Bisukma Grup menargetkan transformasi di empat area utama, yakni SDM dan budaya kerja dengan meningkatkan kemampuan relawan dan pekerja di SPPG, kedua, tata kelola, yakni memperkuat SOP, digitalisasi administrasi, sertifikasi SLHS, Chef, HACCP, Halal, dan ISO.
Ketiga, infrastruktur/fasilitas, yakni memperbaiki dapur MBG, peralatan, IPAL, dan kendaraan, serta kerja sama, yaitu memperluas sinergi dengan pemilik dapur, UMKM, dan petani.
Acara puncak ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Bisukma Grup dan Perhimpunan Guangfu Indonesia, membuka peluang pemanfaatan produk UMKM untuk pasar lokal, domestik, hingga internasional. Erikson menekankan pentingnya dukungan semua pihak agar UMKM di Sumut dapat diversifikasi pasar di luar SPPG.
Tigor Pangaribuan, Deputy Sistem Tatakelola (Sistakol) Bisukma Grup, menekankan pemahaman kebijakan terkini terkait program MBG dan menyebut praktik baik dari negara lain yang sudah menerapkan program gizi jauh sebelum Indonesia.
Selain itu, Bisukma Grup menyerahkan bantuan laptop kepada sekolah penerima manfaat, khususnya di daerah terpencil, untuk mendukung pendidikan. Donasi dari pemilik dapur dan peserta Bona Taon disalurkan kepada korban bencana alam, fokus pada kebutuhan anak sekolah.
Acara semakin meriah dengan penampilan budaya lokal, nyanyian, tari-tarian, dan penarikan lucky draw dari seluruh SPPG di bawah naungan Bisukma Grup.

