| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir sebagai tuan rumah pelaksanaan ajang bergengsi Trail of The Kings by UTMB 2026 melakukan rapat koordinasi akhir untuk memastikan suksesnya even internasional tersebut.
"Rapat final pelaksanaan event Trail of The Kings by UTMB 2026 telah dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Samosir," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, Tetty Naibaho, kepada medanbisnisdaily.com, Rabu (10/6/2026), di Pangururan.
Rapat final yang melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda, serta para camat di wilayah lintasan Trail of The Kings itu dilakukan untuk mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan kegiatan.
"Semoga sinergitas yang telah dibangun dapat terus terjaga untuk kesuksesan event ini," kata Tetty.
Menurutnya, even internasional tersebut menjadi keistimewaan bagi Kabupaten Samosir karena semakin memperkenalkan daerah itu ke penjuru dunia sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Trail of The Kings by UTMB 2026 akan diikuti sebanyak 1.015 pelari dari 34 negara dan berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Kabupaten Samosir.
Kehadiran peserta mancanegara dan domestik dinilai akan semakin memperkuat posisi Kabupaten Samosir sebagai destinasi unggulan sport tourism bertaraf internasional.
Tetty menjelaskan, pada Rapat Finalisasi Persiapan Penyelenggaraan Event Trail of The Kings by UTMB 2026 di Ruang Rapat I Kantor Gubernur Sumatera Utara, Pemkab Samosir telah menyatakan kesiapan sebagai tuan rumah.
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan event internasional tersebut.
"Penyelenggaraan Trail of The Kings by UTMB memiliki dampak besar terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah," ujarnya.
Event ini merupakan kali kedua digelar di Kabupaten Samosir setelah pelaksanaan tahun 2025 berlangsung sukses.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga berkomitmen mendukung keberlanjutan event berskala internasional tersebut.
"Maka persiapan dilakukan secara sistematis dan terukur, terutama terkait operasional transportasi dan pelayanan pendukung lainnya," kata Tetty.
Selain itu, Dinas Kesehatan diminta memetakan titik posko kesehatan serta melakukan pengecekan terhadap rumah sakit rujukan di sekitar lokasi kegiatan.
"Pastikan kebersihannya, kerapihan, terutama di wilayah Waterfront City dekat pasar," ujarnya.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, menyampaikan bahwa pendaftaran peserta telah resmi ditutup.
"Tercatat sebanyak 1.015 peserta dari 34 negara, termasuk Indonesia akan ambil bagian," katanya.
Jumlah peserta tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025 yang diikuti pelari dari 27 negara.
Yuda menjelaskan, pelepasan peserta akan dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution di kawasan Waterfront City Pangururan.
"Untuk kategori 100K, flag off dijadwalkan berlangsung pukul 03.00 WIB, serta kategori yang diperlombakan meliputi 100K, 60K, 28K, 10K, 5K dan Kids Race," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyambut baik penyelenggaraan event internasional tersebut di Kabupaten Samosir.
Menurut Vandiko, Trail of The Kings by UTMB akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekaligus memperkenalkan kawasan Danau Toba, khususnya Kabupaten Samosir, ke dunia internasional.
Ia juga menegaskan kesiapan Kabupaten Samosir untuk menyukseskan Trail of The Kings by UTMB 2026.
Rute Trail of The Kings 2026 akan melintasi tiga kecamatan, yakni Ronggurnihuta, Pangururan dan Sianjur Mulamula.
Lintasan tersebut akan menjadi tantangan menarik bagi para peserta karena menyuguhkan panorama alam yang indah dan khas kawasan Danau Toba.

