| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Taput. Lembaga Pelatihan Kerja Sending Organization (LPK SO) Mori Center Silangit berkolaborasi dengan Komado Rayon Militer (Koramil) 18 Siborongborong untuk pembinaan fisik, mental dan disiplin (FMD) siswa.
Upacara pembukaan pembinaan FMD dipimpin Komandan Rayon Militer (Danramil) 18 Siborongborong, Kapten Inf Rizal Parulian Napitupulu di Lapangan Olahraga LPK SO Mori Center, Jalan Bandara Silangit, Desa Parik Sabungan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara, Jumat (24/4/2026) pukul 15.00 WIB.
Saat memimpin upacara pembukaan, Danramil 18 Siborongborong, Kapten Informasi Rizal Parulian Napitupulu mengajak seluruh siswa agar mengikuti kegiatan pembinaan FMD dengan tertib dan serius.
Pembinaan FMD bagi siswa LPK SO Mori Center akan dilaksanakan secara rutin 2 kali seminggu, yakni setiap Jumat dan Selasa, dimulai setiap pukul 15.00 WIB-17.00 WIB.
"Untuk selanjutnya, pembinaan fisik, mental dan fisik (FMD) akan dipandu oleh instruktur dari Koramil 18 Siborongborong. Saya harapkan seluruh siswa mengikuti dengan seksama," ajak Danramil.
Danramil menyampaikan, pembinaan FMD merupakan kegiatan yang mengkombinasikan pelatihan olahraga, pelatihan mental dan disiplin untuk menciptakan karakter yang patuh terhadap peraturan dan ketentuan yang ada.
"Melalui pembinaan FMD ini, kalian semua akan memiliki disiplin tinggi dan terlatih. Kalian akan dikirim bekerja ke Jepang, negara yang dikenal dengan disiplin tinggi. Utamakan disiplin, kalian adalah duta negara yang mewakili kita di negara Jepang," ujar Danramil.
Pembinaan FMD bagi siswa LPK SO Mori Center kemudian dipandu oleh instruktur dari Koramil 18 Siborongborong, berupa peraturan baris-berbaris (PBB), pembinaan fisik, mental dan disiplin.
Direktur LPK SO Mori Center, Rijen Sinurat, mengatakan dalam rangka pembinaan FMD, maka LPK yang ia pimpin berkolaborasi dengan Koramil 18 Siborongborong untuk melatih fisik, mental dan kedisiplinan tinggi untuk membangun dan menciptakan karakter dan mental tangguh bagi seluruh siswa.
Disampaikan, pembinaan FMD ini penting dilakukan bagi seluruh siswa LPK, dengan harapan setelah nantinya mereka bekerja di Jepang tidak mengecewakan dan bermental tangguh, disamping telah mendapatkan pelatihan bahasa Jepang dan pelatihan kerja selama mengikuti pelatihan di LPK SO Mori.
Melalui pembinaan FMD ini, seluruh siswa akan terbiasa dan tidak canggung dengan disiplin setelah dikirim bekerja ke Jepang.
"Kami ucapkan terimakasih kepada Koramil 18 Siborongborong dan instruktur FMD yang telah bekerja sama dalam rangka pembinaan FMD bagi siswa kami. Kami harapkan kerjasama yang baik ini dapat berkelanjutan," kata Rijen.

