| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola keuangan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.
Berdasarkan rilis diterima Medanbisnisdaily.com, Selasa (2/6/2026), raihan tersebut menjadi lebih istimewa karena merupakan opini WTP yang ke-9 kali diraih secara berturut-turut oleh Kabupaten Samosir.
Hal ini menandakan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah.
Opini WTP diterima langsung Bupati Samosir bersama Ketua DPRD Kabupaten Samosir, Nasip Simbolon, dari Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, dalam agenda penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada seluruh pemerintah daerah se-Sumatera Utara yang digelar di Aula Auditorium Medan.
Bupati Samosir menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah dan pihak-pihak terkait atas kerja keras yang telah dilakukan sehingga Kabupaten Samosir kembali mampu mempertahankan opini tertinggi dalam pemeriksaan laporan keuangan pemerintah.
“Kita kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atas LKPD Tahun Anggaran 2025. Raihan ini sekaligus menjadi WTP yang ke-9 yang langsung saya terima bersama Ketua DPRD Kabupaten Samosir,” ujar Bupati.
Berdasarkan ketentuan pemeriksaan, BPK memberikan opini kepada Kabupaten Samosir berupa WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), yang menegaskan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Meski demikian, Bupati mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak cepat berpuas diri atas pencapaian tersebut. Menurutnya, opini WTP bukan tujuan akhir, melainkan standar minimal yang harus terus dijaga dan ditingkatkan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran perangkat daerah dan pihak terkait yang telah bekerja keras sehingga opini WTP ini dapat diraih kembali,"sebutnya.
Namun, menurutnya, jangan berpuas diri atas apa yang dicapai, sebab opini WTP bukanlah tujuan akhir.
"Ini merupakan standar minimal kualitas pengelolaan keuangan negara yang baik, mari kita bekerja bersama untuk Samosir yang lebih baik," tegas Vandiko.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama sembilan tahun berturut-turut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas program pembangunan, serta pengelolaan keuangan daerah yang semakin profesional dan bertanggung jawab.

