| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Sergai. Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya, menegaskan pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 secara cermat, akurat, dan menjangkau hingga lapisan paling dasar masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sergai di Aula Theme Park Pantai Cermin, Rabu (3/6/2026).
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa kualitas data sensus akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi ke depan.
“Momen Sensus Ekonomi ini harus benar-benar disurvei dengan tepat hingga ke tingkat basis. Data yang diperoleh harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan karena menyangkut seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, kondisi perekonomian Sergai saat ini menunjukkan tren positif, terutama didorong sektor pertanian dan perkebunan. Pada tahun 2025, Sergai bahkan tercatat sebagai daerah dengan produktivitas padi tertinggi di Sumatera Utara.
Keberhasilan tersebut, lanjutnya, tidak terlepas dari peningkatan dan perbaikan sarana irigasi yang terus dilakukan pemerintah daerah.
Selain itu, komoditas perkebunan seperti kelapa sawit juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Stabilnya harga padi dan ubi kayu turut mendorong peningkatan pendapatan warga.
“Dengan harga komoditas yang baik, daya beli masyarakat seharusnya meningkat. Namun masih ada beberapa persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti dampak positif Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai mampu membuka peluang kerja baru. Ia menyebut sekitar 3.000 tenaga kerja telah terserap melalui program tersebut.
“Produk pertanian, perkebunan, perikanan hingga buah-buahan kini memiliki pasar yang baik karena mendukung program MBG,” katanya.
Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam memotret kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh. Ia pun berharap masyarakat dapat mendukung petugas selama proses pendataan berlangsung.
“Saya berharap sensus ini berjalan sukses dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sergai, Marine Sohadi Angkat, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas petugas sensus, baik pencacah maupun pengawas.
Pengumpulan data SE2026, kata dia, akan menggunakan perangkat digital seperti smartphone dan tablet melalui aplikasi Flexible Authentically Survey in Harmony (Fasih) dengan metode Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI).
“Pelatihan ini penting agar petugas memahami konsep, definisi, serta teknis pengisian kuesioner sehingga pelaksanaan sensus di lapangan berjalan optimal,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kominfo Sergai, Nurcinta Depi Tambunan, yang membenarkan pelatihan dilaksanakan dalam empat gelombang dengan total 593 petugas yang terbagi dalam 24 kelas, "Jelas nya melalui chat whatsapp telpon seluler saat dikonfirmasi wartawan medanbisnisdaily.com
Pelatihan berlangsung pada 2 hingga 14 Juni 2026 di dua lokasi Training Center, yakni Theme Park & Resort Hotel Pantai Cermin dan Hotel Malibou Tebing Tinggi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pantai Cermin Ferry Fernando Lubis serta para peserta pelatihan SE2026.

