| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Dairi. Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani kerusakan jalan akibat tingginya curah hujan di Kecamatan Tanah Pinem. Penanganan yang dilakukan berhasil memulihkan akses transportasi masyarakat sehingga kembali aman dan lancar dilalui.
Kepala BPBD Kabupaten Dairi, Dekman Sitopu, mengatakan Tim Satuan Tugas (Satgas) BPBD telah menyelesaikan seluruh pekerjaan perbaikan pada ruas jalan yang terdampak hujan deras.
Perbaikan dilakukan di ruas jalan Dusun Simpang Aman, Desa Alur Subur menuju Desa Liang Jering, Kecamatan Tanah Pinem. Pekerjaan dimulai sejak 30 Mei 2026 dan berhasil diselesaikan pada Selasa (2/6/2026).
“Seluruh pekerjaan telah selesai dilaksanakan. Saat ini Tim Satgas BPBD Kabupaten Dairi sedang dalam perjalanan kembali menuju Pos Satgas BPBD di Sidikalang,” ujar Dekman Sitopu.
Ia menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan meliputi penimbunan bahu jalan dan badan jalan yang tergerus, pembuatan parit untuk memperlancar aliran air, serta pembersihan badan jalan menggunakan alat berat Backhoe Loader.
Menurut Dekman, langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Dairi, Vickner Sinaga, yang menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kondisi darurat dan kerusakan infrastruktur.
Bupati Vickner Sinaga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus dirasakan secara nyata oleh masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun gangguan infrastruktur yang memerlukan penanganan segera.
Karena itu, koordinasi lintas sektor, kesiapsiagaan personel, serta kecepatan merespons laporan warga menjadi bagian penting dalam upaya memberikan pelayanan publik yang optimal.
Dengan selesainya perbaikan jalan tersebut, mobilitas masyarakat di Kecamatan Tanah Pinem diharapkan kembali lancar, aktivitas ekonomi warga dapat berjalan normal, dan keselamatan pengguna jalan semakin terjamin.
Pemerintah Kabupaten Dairi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Warga diminta segera melaporkan kepada pemerintah atau instansi terkait apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun mengganggu aktivitas masyarakat.

