| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Sergai. Masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dihebohkan dengan beredarnya informasi yang menyebutkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sergai, Amriyata SH MH, dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus), Aquinaldo Marbun SH MH, menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (5/6/2026).
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa saat menghadiri pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Madina), Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas, serta sejumlah koordinator di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), keduanya disebut dijemput oleh pihak Kejagung untuk dibawa ke Jakarta.
Isu yang berkembang juga mengaitkan hal tersebut dengan penanganan sejumlah perkara yang sedang ditangani Kejari Sergai, termasuk dugaan kasus di lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan penyelidikan pada salah satu bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Namun, informasi tersebut masih simpang siur dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Menanggapi kabar yang beredar, Kasi Intelijen Kejari Sergai, Yopie SH MH, membantah informasi tersebut.
Menurutnya, Kajari Sergai memang berada di Kejatisu pada Kamis (4/6/2026) untuk menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab).
"Jadwal Pak Kajari kemarin memang ke Kejatisu untuk menghadiri sertijab. Kemudian hari ini (Jumat) beliau cuti dan pelaksana harian (Plh) dijabat oleh Kasi BB," ujar Yopie.
Sementara itu, Kasipenkum Kejatisu, Rizal SH MH, mengaku belum mengetahui informasi yang beredar tersebut.
"Memang kemarin ada pelantikan Kajari Madina, Kajari Padang Lawas serta koordinator," tulis Rizal saat dikonfirmasi.
Terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Mas Anang SH MH, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp hanya menyampaikan bahwa dirinya sedang menjalankan cuti.
"Saya sedang cuti karena menjalankan ibadah," tulisnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin SH MH, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan terkait informasi yang beredar tersebut.

