| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Dairi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan pengendalian penduduk. Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Pemkab Dairi menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) secara gratis di RSUD Sidikalang.
Program pelayanan KB serentak tersebut diikuti 35 akseptor dan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang aman, efektif, dan berkualitas.
Pelaksanaan layanan MOW dilakukan oleh dr. Jenius Lumban Tobing bersama tim medis dari PMI Medan. Seluruh peserta memperoleh pelayanan tanpa dipungut biaya sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan reproduksi masyarakat.
Bupati Dairi, Vickner Sinaga, melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Dairi, dr. Nitawati Sitohang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.
Menurut Nitawati, MOW merupakan metode kontrasepsi permanen atau sterilisasi bagi perempuan yang telah mantap memutuskan untuk tidak menambah keturunan. Prosedur yang dikenal dengan istilah tubektomi itu dilakukan dengan cara mengikat atau memotong saluran tuba falopi sehingga sel telur tidak dapat bertemu dengan sperma.
“Metode ini sangat dianjurkan bagi perempuan yang sudah yakin tidak ingin memiliki anak lagi. Berdasarkan pedoman medis, MOW umumnya disarankan untuk wanita berusia di atas 35 tahun yang telah memiliki jumlah anak yang cukup serta mendapat persetujuan dari pasangan,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Ia menjelaskan, selain berfungsi sebagai alat kontrasepsi jangka panjang yang efektif, MOW juga memiliki sejumlah keunggulan. Metode ini tidak menggunakan hormon sehingga tidak memengaruhi siklus menstruasi maupun produksi hormon alami tubuh.
“Dengan tingkat keberhasilan mencapai lebih dari 99 persen dalam mencegah kehamilan, MOW menjadi salah satu pilihan kontrasepsi yang sangat efektif. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan prosedur ini dapat membantu menurunkan risiko kanker ovarium,” katanya.
Melalui momentum Harganas ke-33, Pemkab Dairi berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya perencanaan keluarga dan memanfaatkan layanan KB yang tersedia demi mewujudkan keluarga yang sehat, bahagia, dan berkualitas.

