| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan. Meskipun pendaftaran jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi (Prov) Sumatera Utara (Sumut) telah dibuka sejak 19 Februari 2018 lalu namun hingga saat ini masih sepi peminat. Berdasarkan informasi dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumut Kaiman Turnip hingga Selasa (27/2/2018) belum ada satu orang pun yang mendaftar ke Sekretariat Panitia Seleksi di Kantor BKD Provinsi Sumut.
"Sampai sekarang belum ada yang daftar. Tapi kalau yang konfirmasi-konfirmasi ke Sekretariat sudah banyak. Tapi masih sekedar konfirmasi dan belum memberikan berkas pendaftaran," ujar Kaiman Turnip kepada Medanbisnisdaily.com, Selasa (27/2/2018).
Lebih lanjut dikatakan Kaiman terkait informasi seleksi terbuka Sekda Prov Sumut sudah diumumkan melalui situs sumutprov.go.id. Dan informasi ini telah dapat diketahui oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.
Senada, Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Prov Sumut Ibnu S Utomo mengatakan bahwa BKD Prov Sumut sifatnya hanya membantu persoalan administrasi diantaranya menerima pendaftaran semata. Sedangkan untuk Panitia Seleksi (Pansel) tidak satupun ASN Pemprovsu yang terlibat. Dari lima Pasnel, dua diantaranya dari Sumut namun diluar ASN yakni Mantan Sekda Provinsi Sumut Muhyan Tambuse dan Akadimisi dari USU Prof Subhilhar.
"Panselnya tiga dari pusat yakni dari BKN, Menpan RB dan Setneg. Yang dari Sumut dua satu Pak Muhyan Tambuse dan Pak Subhilhar dari USU. Jadi kita hanya membantu administrasinya saja. Mereka nanti yang menguji calon-calon Sekda itu di Medan," ujar Ibnu S Utomo sembari mengatakan kalau pendaftaran tersebut secara terbuka untuk seluruh ASN yang ada di Indonesia. Bahkan menurutnya beberapa nama dari Kementerian ada yang akan mendaftar.
"Ini kan terbuka untuk seluruh ASN di Indonesia. Jadi tidak hanya ASN dari Sumut saja. Saya dengar-dengar ada ASN kita dari pusat yang berencana mendaftar," ujar Ibnu namun enggan membeberkan siapa pejabat tersebut.
Sebelumnya Gubernur Sumut Erry Nuradi mengaku kalau dirinya sangat senang jika lelang terbuka jabatan Sekdaprovsu nantinya akan banyak diikuti pelamar. Bahkan Erry mengaku sepenuhnya menyerahkan kepada proses seleksi oleh Timsel.
"Semua pejabat teras yang telah memenuhi syarat, terutama yang golongan IV/ d dan telah memiliki jam terbang tinggi di eselon II, silahkan mendaftar ikut lelang. Saya sepenuhnya menyerahkan prosesnya pada mekanisme lelang. Tidak ada calon unggulan atau pendamping, semuanya punya peluang sama," tegas Erry.
Terkait masih belum adanya yang mendaftar Erry mengaku tetap optimis kalau menjelang berakhirnya pendaftaran akan banyak pelamarnya.
"Kayaknya mereka masih saling menunggu. Kemungkinan menjelang 'deadline' pendaftaran, tanggal 9 Maret baru akan banyak mendaftar," ujarnya.
Sekedar informasi sejumlah nama pejabat eselon II dari Pemprov Sumut seperti Kadis Kominfo Sumut H Fitriyus, Kepala Dinas Pendidikan Sumut H Arsyad Lubis, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumut Aspan Sopian Batubara dan H Sarmadan Hasibuan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Sumut
digadang-gadangkan akan bertarung dalam seleksi tersebut. Termasuk juga mantan pejabat Pemprov Sumut yang kini menjabat eselon I Pusat Hj Sabrina juga akan mengisi bursa pencalonan Sekdaprovsu.
Terkait muncul nama dirinya dalam bursa pencalonan Sekdaprov Sumut Kadiskominfo Sumut Fitriyus saat dihubungi Medanbisnis enggan berkomentar banyak. Mantan Sekda Kota Medan mengatakan kalau jalan hidup seseorang telah diatur oleh sang pencipta.
"Sebagai hamba Allah, tentu kita hanya bisa berdoa dan berusaha. Apapun jalan yang diberikan Allah itu tentu yang terbaik untuk kita,"ujar Fitriyus yang mengaku kalau dirinya belum mendaftar ke Sekretariat Lelang Jabatan Sekdaprovsu.

