| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Sebanyak 33 Kabupaten/kota menjadi bagian dari Provinsi Sumatra Utara, yang didiami penduduk yang berjumlah tidak kurang dari 13,22 juta jiwa. Dengan kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bapak Edy Rahmayadi dan Bapak Musa Rajekshah yang pelantikannya pada tanggal 5 September 2018 di Jakarta, menakhodai Provinsi Sumatra Utara dengan moto Sumut Bermartabat dalam kurun satu periode mendatang.
Moto ini menjadi urat nadi perjuangan dalam mengisi pembangunan di Provinsi Sumatra Utara; dapat dikatakan sebagai pedoman yang harus dipatuhi oleh segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumut. Tidak boleh ada yang keluar jalur dari garis komando pembangunan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan dalam masa kepemimpinan Bapak Edy Rahmayadi.
Sampai saat ini, sudah banyak kegiatan pembangunan sosial-kemasyarakatan juga infrastruktur. Pembangunan fisik dan non-fisik yang telah disebarkan secara merata dan proporsional. Semuanya itu ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat. Bukan untuk kepentingan yang lainnya. Sehingga dengan alasan itu pula, bahwa masyarakat berkewajiban menjaga segala bentuk pembangunan yang sudah dilaksanakan.
Pembangunan fisik seperti infrastruktur jalan yang panjangnya mencapai 3.005,65 kilometer (Sumber : Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara), tersebar pada 33 kabupaten/kota merupakan bagian yang sangat berat dari segi pembiayaan untuk perbaikan dan perawatannya. Demikian juga dengan infrastruktur yang lainnya, yang pastinya memerlukan biaya yang tidak kecil.
Namun demikian, infrastruktur jalan tersebut sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Sumut. Sudah banyak perbaikan dan nilai-manfaat atas pembangunan sarana dan pra-sarana jalan yang menjadi kewenangan Pemprovsu. Sekarang ini betapa mudahnya akses transportasi yang bisa dilalui. Sungguh ini suatu kemajuan yang sudah bisa dirasakan. Sebab, jauh sebelumnya banyak jalan yang tidak layak untuk dilalui oleh angkutan orang dan barang. Jelaslah, hal ini merupakan suatu prestasi yang patut dibanggakan. Suatu hal yang sangat memberi makna untuk pembangunan. Sebab, jika arus lalu-lintas lancar, maka roda perekonomian akan dengan sendiri berjalan dengan baik. Itulah buah pembangunan yang sudah bisa dirasakan.
Demikian juga dengan pembangunan sosial-kemasyarakatan. Bukan hanya Dinas Sosial Pemprovsu dan Biro Sosial dan Kesejahteraan Setdaprovsu, tetapi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkontribusi secara bersamaan untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan yang dibungkus dengan moto Sumut bermartabat.
Pembangunan dalam bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan sudah dilakukan oleh Pemprovsu dengan baik. Hal itu dapat dirasakan dengan terbangunnya bangunan fisik lembaga pendidikan di bawah naungan Pemprovsu; Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) mulai SD, SMP, sampai SMA. Sudah dapat dirasakan hasil pembangunan dalam bidang pendidikan. Banyaknya bangunan fisik sekolah yang sangat memadai menjadi indikator keberhasilan Pemprovsu. Begitu juga dengan kelengkapan sarana dan penunjang pendidikan lainnya; perpustakaan, laboratorium, pembangunan mushola di sekolah yang saat ini sedang gencar-gencarnya dilaksanakan. Bersamaan dengan itu juga kualitas pendidikan yang meningkat, para guru yang berkualitas, serta berbagai peningkatan kapasitas para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Semuanya sangat memuaskan dan dapat dirasakan sebagai bagian dari keberhasilan pembangunan. Semua hasil pembangunan itu menyatakan bahwa Pemprovsu bisa dan berhasil menata bidang pendidikan.
Begitu juga dengan pembangunan bidang sosial, berbagai program peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran sudah berjalan dengan baik. Sudah bisa dinikmati secara meluas dan merata. Tidak hanya warga masyarakat yang ada di wilayah perkotaan, tetapi masyarakat luas yang jauh dari perkotaan juga telah dapat menikmati hasil pembangunan bidang sosial kemasyarakatan. Terlihat dari banyaknya bantuan pemulihan perekonomian, selain bantuan dari pemerintah pusat, yang berupaya mengkatrol perekonomian masyarakat secara meluas dalam masa pandemi Covid-19.
Pada bidang sosial juga telah dilaksanakan berbagai upacara-upacara hari besar nasional; yang pada intinya akan membangunkan spirit untuk menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI. Berbagai upacara yang dilaksanakan antara lain; Peringatan HUT Kemerdekaan, Hari Pahlawan, Hari lahir Pancasila, Hari Kebangkitan Nasional, Hari Kesaktian Pancasila, serta berbagai upacara nasional lainnya. Semua itu akan berguna untuk menguatkan rasa nasionalisme. Juga ada rasa nilai lebih, adanya bantuan/santunan sebagaimana yang telah diberikan kepada keluarga besar almarhum Letda Sujono di Bandar Betsy, Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Inilah yang sangat berguna dirasakan masyarakat Sumut.
Bidang keagamaan juga tidak ketinggalan telah ditata dan dibangun lebih baik. Semua umat beragama telah mendapatkan perhatian yang serius. Pembangunan dan rehabilitasi rumah ibadah selama ini telah nyata dilakukan. Semua umat beragama mendapatkan pembangunan fisik dan non-fisik untuk rumah ibadahnya. Hal ini sangat baik yang berguna untuk membuat kenyamanan umat beragama dalam menjalankan aktivitas ibadahnya dalam rangka pengabdian kepada Tuhan Yang Mahaesa.
Aspek religiusitas juga telah ditunjukkan dalam setiap program kerja dan kegiatan. Hal inilah yang dicontohkan oleh gubernur dan wakil gubernur. Secara simultan, hal ini akan berimbas kepada seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemprovsu. Juga hal itu telah berimbas kepada seluruh masyarakat di Sumut. Sehingga dengan begitu, benar-benarlah bahwa pencapaian Sumut Bermartabat telah mencapai sasarannya. Tinggal lagi, masyarakat harus terus berkesinambungan untuk melestarikannya. Warga masyarakat harus tetap mencontoh panutan yang ada. Kita harus mencontoh teladan baik yang dipraktikkan Gubernur Sumut dan Wakil Gubernur Sumut.
Akhirnya, kita seluruh warga Sumut harus semaksimal mungkin untuk mendukung program Sumut Bermartabat. Apalagi program tersebut telah menampakkan hasil yang nyata di tengah masyarakat. Dengan begitu, terjalinlah kebersamaan antara pemerintah (Gubsu dan Wagubsu) dengan warga masyarakat Sumut. Sukses buat Bapak Gubsu dan Wagubsu!
====
Penulis Kasubbag Kesejahteraaan Masyarakat pada Biro Sosial dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sumatra Utara/Mahasiswa S-3 Perencanaan Wilayah Universitas Sumatera Utara.
====
medanbisnisdaily.com menerima tulisan (opini/artikel) terkait isu-isu aktual masalah ekonomi, politik, hukum, budaya dan lainnya. Tulisan hendaknya ORISINAL, belum pernah dimuat dan TIDAK DIKIRIM ke media lain, disertai dengan lampiran identitas (KTP/SIM), foto (minimal 700 px dalam format JPEG), data diri singkat/profesi/kegiatan (dicantumkan di akhir tulisan), nama akun FB dan No HP/WA. Panjang tulisan 4.500-5.500 karakter. Gunakan kalimat-kalimat yang singkat (3-5 kalimat setiap paragraf). Judul artikel dibuat menjadi subjek email. Tulisan TIDAK DIKIRIM DALAM BENTUK LAMPIRAN EMAIL, namun langsung dimuat di BADAN EMAIL. Redaksi berhak mengubah judul dan sebagian isi tanpa mengubah makna. Isi artikel sepenuhnya tanggung jawab penulis. Kirimkan tulisan Anda ke: [email protected]

