| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) kembali meraih penghargaan di ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI). Pada tahun ini, USU meraih silver untuk kategori Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Terbaik dan kategori Pelayanan Informasi Publik Terinovatif.
Sementara untuk kategori Kanal Digital, USU mendapatkan bronze. Sedangkan penghargaan Best Presenter diraih Kepala Humas Protokoler dan Promosi USU Amalia Meutia MPsi Psikolog.
Amalia mengaku terharu dan mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan pimpinan universitas, khususnya Rektor USU Prof Muryanto Amin SSos MSi.
"Dukungan dan kepercayaan itu membuat Tim Kantor Humas, Protokoler dan Promosi selalu bersemangat dalam memberikan yang terbaik, terkhusus pada ajang-ajang perlombaan," kata Amalia Senin (29/9/2025).
Penghargaan ini, kata Amalia, adalah bukti pengakuan dan rekognisi bahwa Universitas Sumatera Utara telah berupaya maksimal dalam memberikan yang terbaik di bidang kehumasan.
Selama empat tahun terakhir, Amalia mengatakan, Kantor Humas, Protokoler dan Promosi selalu meraih penghargaan dipelbagai ajang.
"Penghargaan-penghargaan yang diraih itu bukan hanya untuk gengsi semata, namun untuk menaikkan reputasi USU sesuai dengan program kerja Rektor Prof Muryanto Amin," tegas Amalia
Amalia juga berterima kasih kepada para stakeholder yang selama ini terlibat dan membantu kerja-kerja tim kehumasan. Penghargaan-penghargaan yang diraih tentu tidak terlepas dari dukungan para stakeholder, khususnya para jurnalis yang selama ini memberitakan, memberi kritik dan saran kepada USU untuk terus tumbuh lebih baik.
Melengkapi informasi Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2025 diikuti 198 entri dari 59 instansi di JW Marriott Hotel Surabaya, Kamis (25/9/2025) lalu. Adapun tema sentral AHI 2025 yakni "Akuntabilitas Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik untuk Indonesia Maju”.
CEO Humas Indonesia Asmono menjelaskan, akuntabilitas dan transparansi bukan lagi sekadar tuntutan regulasi, tetapi fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik.
Pada AHI 2025 total ada 110 pemenang dari 43 institusi dalam berbagai kategori. Ada pula kategori nonkompetisi yang melahirkan 6 pemimpin perempuan terpopuler dan 25 institusi terpopuler.
Sedangkan untuk ajang Kartini HUMAS INDONESIA (KaHI) yang disematkan dalam gelaran AHI 2025 mencetak 11 pemenang.

