| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Perempuan harus cerdas, inner beauty dan eksternal beauty harus saling mendukung, bersinergi untuk memberi nilai diri yang positif kepada orang lain. Perempuan cerdas itu harus tahu konsep dirinya, tahu untuk apa dia dilahirkan dan dibesarkan, serta paham dengan diri dan hidupnya.
Hal tersebut disampaikan praktisi pengembangan diri, Puly Yunita Daulay yang akrab disapa Madam Puly, saat menjadi narasumber dalam talkshow yang digelar Forum Komunikasi Muslimah Indonesia (FKMI) Sumatera Utara bekerja sama dengan Elizabeth Arden Skincare.
Kegiatan yang berlangsung di Sogo Lounge Atrium Deli Park Mall, Kamis (18/12/2025), turut dihadiri Ketua FKMI Sumut Revita Lubis beserta jajaran pengurus.
Madam Puly menegaskan, perempuan cerdas adalah perempuan yang memahami konsep dirinya, mengetahui tujuan hidupnya, serta mampu berdamai dengan diri dan kehidupannya.
“Perempuan cerdas itu harus tahu konsep dirinya, tahu untuk apa ia dilahirkan dan dibesarkan, serta paham dengan diri dan hidupnya,” ujar Madam Puly.
Sementara itu, Ketua FKMI Sumut Revita Lubis menjelaskan bahwa talkshow ini menjadi awal kolaborasi antara FKMI dan Elizabeth Arden. Selain sebagai ajang promosi produk terbaru, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi serta motivasi kepada para pengurus FKMI tentang pentingnya penguatan inner beauty.
“Kegiatan ini penting untuk mereset semangat ibu-ibu FKMI agar lebih termotivasi menjalani kehidupan dan menjadi lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujar Revita dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/12/2025).
Revita yang aktif di sejumlah organisasi sosial tersebut menambahkan, perempuan harus lebih menghargai dirinya sendiri dengan merawat serta mengembangkan inner beauty dan outer beauty secara seimbang, serta disiplin mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh.
“Setiap orang pasti memiliki masalah dalam hidupnya. Namun itu bukan alasan untuk mengabaikan diri, tidak merawat tubuh, tidak menambah ilmu, dan memilih menyendiri. Membuka diri terhadap hal-hal positif akan memberi manfaat besar bagi kehidupan ke depan,” katanya.
Dalam paparannya, Madam Puly juga menjelaskan konsep self-concept atau konsep diri yang terdiri dari tiga unsur utama, yakni self-ideal, self-esteem, dan self-image.
“Self-ideal adalah figur yang kita idolakan dalam hidup dan harus disesuaikan dengan kondisi aktual agar bisa berjalan seiring,” jelasnya.
Menurut Puly, self-esteem berkaitan dengan cara seseorang menghargai dan memantaskan dirinya, sedangkan self-image adalah bagaimana seseorang menampilkan dirinya di hadapan publik.
Namun, ia mengingatkan bahwa pencitraan diri kerap menyimpan sisi gelap jika dilakukan secara berlebihan.
“Pencitraan itu seharusnya nyaman menjadi diri sendiri, apa adanya. Bukan memaksakan diri demi terlihat sempurna,” tegasnya.
Madam Puly juga menekankan bahwa menjadi diri sendiri tetap harus dibarengi dengan sikap, norma, dan etika komunikasi yang baik.
“Menjadi diri sendiri bukan berarti tampil seenaknya. Attitude itu wajib dijaga sebagai bentuk penghargaan terhadap etika dan hak orang lain,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga mengikuti sesi treatment dan perkenalan produk terbaru dari Elizabeth Arden.
FKMI Sumut pun membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan brand kecantikan internasional tersebut ke depannya.

