| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com – Batu Bara. Seorang pedagang sekaligus pengolah ikan asin di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, berharap adanya bantuan modal usaha serta dukungan pemasaran dari pemerintah agar usahanya dapat berkembang lebih besar.
Ernani (40), warga Jalan Atletik Lingkungan I, Kelurahan Pagurawan, Kecamatan Medang Deras, telah menekuni usaha pengolahan ikan asin selama kurang lebih 9 tahun.
Usaha tersebut menjadi sumber penghidupan bagi keluarganya bersama sang suami, Rusli, yang berprofesi sebagai nelayan.
Dalam menjalankan usahanya, Ernani mengolah berbagai jenis ikan laut menjadi ikan asin, di antaranya ikan kepala batu dan ikan lidah halus. Bahan baku ikan diperoleh langsung dari para nelayan yang datang mengantarkan hasil tangkapan mereka ke tempat pengolahannya.
Setiap hari, Ernani mampu mengolah sekitar 200 kilogram ikan segar menjadi ikan asin. Namun jumlah produksi tersebut sangat bergantung pada hasil tangkapan nelayan di laut.
“Kalau nelayan banyak mendapat ikan, kami bisa mengolah sampai 200 kilogram. Tapi kalau hasil tangkapan sedikit, paling hanya sekitar 100 kilogram saja,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).
Usaha ikan asin yang dirintis Ernani juga telah membuka lapangan pekerjaan bagi lima orang pekerja yang membantu proses produksi, mulai dari pembersihan, penggaraman hingga penjemuran ikan.
Saat ini, pemasaran ikan asin hasil produksinya masih terbatas di sekitar wilayah Pagurawan. Sebagian besar pembeli datang langsung ke tempat usaha untuk membeli ikan asin tersebut.
Ernani mengaku sebelumnya pernah menerima bantuan berupa peralatan pengolahan ikan dari Dinas Perikanan Kabupaten Batu Bara. Bantuan tersebut dinilai cukup membantu meningkatkan efisiensi proses produksi.
Meski demikian, ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan tambahan berupa bantuan modal usaha serta membantu memperluas pemasaran ikan asin hingga ke luar daerah.
“Harapannya ada bantuan modal dan juga dukungan pemasaran supaya ikan asin dari sini bisa dijual lebih luas, tidak hanya di sekitar Pagurawan saja,” harapnya.
Dengan dukungan tersebut, Ernani optimistis usaha ikan asin yang telah digelutinya hampir satu dekade itu dapat berkembang lebih besar sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya para nelayan dan pekerja yang menggantungkan penghasilan dari usaha tersebut.

