| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Dairi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus berupaya memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Hal itu terlihat dalam pertemuan strategis antara Bupati Dairi, Vickner Sinaga, dengan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan RI, Febrio Nathan Kacaribu, di Ruang Rapat Bupati Dairi, Jumat (13/3/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala serta Sekretaris Daerah Charles Bantjin, dan menjadi momentum penting untuk membahas berbagai tantangan fiskal sekaligus mengoptimalkan potensi pembangunan daerah.
Dalam dialog tersebut, Vickner Sinaga memaparkan potensi utama perekonomian Kabupaten Dairi yang bertumpu pada tiga sektor strategis, yakni pertanian, pariwisata, dan ekonomi berbasis masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga sektor swasta guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya tinggi, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan strategi fiskal yang presisi dan tepat sasaran. Tujuannya jelas, yakni mempercepat pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Dairi,” ujar Vickner.
Sementara itu, Febrio Nathan Kacaribu yang juga merupakan putra daerah memberikan perhatian terhadap kondisi fiskal daerah saat ini. Ia memaparkan sejumlah strategi teknis yang dinilai adaptif untuk menjawab tantangan keterbatasan anggaran daerah.
Menurutnya, terdapat tiga instrumen penting yang dapat dioptimalkan pemerintah daerah. Pertama, Transfer ke Daerah (TKD) untuk memastikan penyaluran dan pemanfaatan dana dari pemerintah pusat berjalan efektif.
Kedua, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menggali sumber-sumber pendapatan daerah secara kreatif dan mandiri. Ketiga, pembiayaan kreatif melalui PT Sarana Multi Infrastruktur guna mendukung pembangunan infrastruktur strategis tanpa memberikan beban berlebih terhadap APBD.
“Sebagai putra daerah, saya memiliki tanggung jawab moral untuk melihat Dairi semakin maju. Di tengah dinamika ekonomi nasional, sinergi antara kebijakan pusat dan kreativitas daerah menjadi kunci,” kata Febrio.
Pertemuan ini juga dihadiri Kepala KPPN Sidikalang, Gerry Tambunan. Kehadiran KPPN diharapkan mampu memperkuat koordinasi teknis antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan keuangan negara di wilayah Kabupaten Dairi.
Melalui sinergi tersebut, Pemkab Dairi berharap dapat menghadirkan kebijakan ekonomi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

