| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Deli Serdang. Rumah Dinas Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, yang berada di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, diduga ditembak orang tak dikenal (OTK), Minggu (14/6/2026). Satreskrim Polresta Deli Serdang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dugaan penembakan tersebut muncul setelah ditemukan kaca jendela yang pecah di bagian rumah yang bersebelahan langsung dengan kamar pribadi Wabup Lom Lom.
"Praduga adalah ditembak dari luar," kata Lom Lom kepada wartawan saat mendampingi personel Satreskrim Polresta Deli Serdang melakukan olah TKP, Senin (15/6/2026) malam.
Lom Lom menjelaskan, dirinya mengetahui kejadian itu setelah pulang dari kegiatan pesta rakyat di Kecamatan STM Hulu pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Saya ketahui kurang lebih jam 10 malam pada saat saya pulang dari luar. Masuk ke kamar saya mendapati pecahan kaca di lantai tidak jauh dari jendela. Ada dua pecahan kaca yang besar, saya taruh di sudut dan saya mencari lagi ada tidak proyektil, sampai sejauh ini belum dapat," ungkapnya.
Ia menyebut lokasi kaca yang pecah berada tepat di samping tempat tidurnya.
"Kebetulan jendela itu bersebelahan dengan tempat tidur saya," sebutnya.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, Lom Lom langsung memberitahukan kepada istrinya yang sedang menunaikan ibadah haji serta Kepala Bagian Rumah Tangga Rumah Dinas.
"Yang jelas yang pertama kali saya sampaikan kepada istri saya yang di Arab, yang kedua kepala bagian rumah tangga rumah dinas," katanya.
Lom Lom meyakini kemungkinan peluru nyasar sangat kecil karena rumah dinas tersebut dikelilingi tembok setinggi sekitar 2,5 meter.
"Kalau menurut saya kalau ini adalah peluru nyasar tidak mungkin karena tembok melingkari rumah dinas cukup tinggi, kurang lebih dua meter setengah. Kemungkinan besar ada motifnya intimidasi, mengganggu pejabat negara," tegasnya.
Ia berharap Polresta Deli Serdang dapat mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.
"Harapannya saya ini perlu kita dalami dan kita cari agar perlakuan intimidasi ini jangan berlarut-larut," harapnya.
Sementara itu, Polresta Deli Serdang yang dipimpin Kanit Pidum Satreskrim Polresta Deli Serdang, Iptu Binnes Saragih, melakukan olah TKP dengan mendatangkan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polresta Deli Serdang.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pecahnya kaca rumah dinas tersebut, apakah akibat tembakan atau faktor lainnya.

