| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Dairi. Gaung ayat suci Alquran kembali akan menggema di Kabupaten Dairi melalui pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-51 tingkat Kabupaten Dairi yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Mei 2026 di Gedung LPTQ Desa Bintang Mersada, Kecamatan Sidikalang.
Ajang religi tahunan tersebut akan diikuti 17 kafilah terbaik yang berasal dari 15 kecamatan, ditambah peserta dari STAIS Al Ikhlas Sidikalang dan Pondok Pesantren Dairi.
Ketua panitia, Selamat Bahagia Maha mengatakan, MTQ tahun ini mengusung tema “Semangat Kolaborasi Mewujudkan Generasi Qur’ani untuk Dairi yang Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia.”
“MTQ ini bukan hanya perlombaan membaca Alquran, tetapi juga momentum membangun generasi muda yang berakhlak. Melalui semangat kolaborasi dengan semua pihak baik pemerintah, organisasi kemasyarakatan dan stakeholder terkait adalah sebagai ikhtiar kita untuk mewujudkannya,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).
Berbagai cabang perlombaan akan digelar di enam lokasi berbeda, mulai dari tilawah anak, remaja dan dewasa, tahfiz, tartil anak, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an hingga karya tulis ilmiah Alquran.
Sebelum pembukaan resmi, ribuan peserta dipastikan memadati Kota Sidikalang dalam Pawai Ta’aruf yang dimulai dari depan Kantor Bupati Dairi menuju lokasi utama MTQ.
“Ada ribuan peserta yang akan mengikuti Pawai Ta’aruf. Ini bukan sekadar iring-iringan, tetapi ajang kreativitas dan kekompakan setiap kafilah,” kata Selamat.
Menariknya, Pawai Ta’aruf juga akan diperlombakan. Panitia menyiapkan penilaian untuk kafilah terbaik serta lomba drum band tingkat SD/Madrasah, SMP/Tsanawiyah hingga SMA/SMK/Aliyah sederajat.
“Jadi ada beberapa agenda perlombaan dalam Pawai Ta’aruf ini,” jelasnya.
Meski pelaksanaan MTQ tahun ini berlangsung lebih singkat akibat efisiensi anggaran, panitia memastikan semangat dan kemeriahan kegiatan tidak akan berkurang.
“Mudah-mudahan kegiatan ini tetap mampu membakar semangat masyarakat untuk mengembangkan syiar keagamaan dalam membina generasi muda,” tuturnya.
Panitia juga mengajak seluruh masyarakat Dairi untuk hadir memeriahkan MTQ sebagai momentum mempererat persatuan dan moderasi beragama di tengah keberagaman masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengembangan seni membaca Alquran tetapi menjadi ruang penanaman nilai-nilai kebersamaan dan toleransi, mempererat harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Dairi,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris panitia, Sumarto AF Sitanggang menyebutkan persiapan pelaksanaan MTQ saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Berbagai elemen masyarakat, sekolah, organisasi kebudayaan, dan organisasi keagamaan turut dilibatkan demi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Ada yang membantu tenaga, pemikiran dan ada juga yang memberikan dukungan materi. Ini menunjukkan semangat kebersamaan yang sangat luar biasa di Kabupaten Dairi,” katanya.
Ia menambahkan, MTQ ke-51 diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi berakhlakul karimah serta cinta terhadap Alquran.
“Melalui MTQ ini kita ingin melahirkan generasi emas yang religius, cerdas, dan mampu menjaga persatuan bangsa,” tutupnya.

