| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan.Delegasi Pulau Penang, Malaysia, kembali berpartisipasi pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 yang akan berlangsung pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Arena Tapian Daya, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kota Medan.
Hal tersebut disampaikan Delegasi Pulau Penang, Malaysia saat diterima Pj Sekdaprov Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (4/6/2026).
Exco Perdagangan dan Perpaduan Masyarakat Pulau Penang, Goh Choon Aik, menyampaikan bahwa Pulau Penang akan menghadirkan pavilion khusus pada PRSU 2026.
Ia mengaku antusias menyambut penyelenggaraan ajang tersebut dan telah menyiapkan berbagai program untuk diperkenalkan kepada masyarakat Sumatera Utara.
Selain menampilkan seni dan budaya, Pulau Penang juga akan memperkenalkan sektor pendidikan, kuliner, serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Jarak antara Penang dan Medan sangat dekat, hanya sekitar 45 menit penerbangan. Karena itu, Medan menjadi kunjungan pertama saya di Indonesia," ujar Goh Choon Aik yang baru tiga bulan menjabat sebagai Exco Perdagangan dan Perpaduan Masyarakat Pulau Penang.
Menurutnya, sedikitnya 60.000 wisatawan asal Malaysia berkunjung ke Sumut setiap tahun, dengan Danau Toba menjadi salah satu destinasi favorit. Keikutsertaan Pulau Penang dalam PRSU diyakini dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan Malaysia ke Sumut pada masa mendatang.
"Medan dan Penang telah menjalin hubungan sister city sejak 1984. Selain menampilkan seni dan budaya, kami juga akan memperkenalkan berbagai sektor perdagangan dan usaha yang belum banyak ditemukan di Sumatera Utara," katanya.
Sementara itu, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap menyambut baik kehadiran kembali Pulau Penang di PRSU ke-50. Ia mengharapkan even PRSU tahun ini menjadi ajang diplomasi ekonomi yang semakin mempererat hubungan antara Sumut dan Malaysia di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, hingga industri kreatif kedua wilayah.
"Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat persatuan, persaudaraan, dan silaturahmi. Pertemuan ini sangat bernilai karena bukan hanya mempertemukan dua wilayah, tetapi juga dua negara. Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan persaudaraan yang sangat kuat karena banyak kesamaan dalam berbagai aspek," ujar Sulaiman.
Sulaiman mengatakan PRSU yang menargetkan 300.000 pengunjung itu menjadi peluang strategis bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan bisnis, sekaligus menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan budaya.
"Kerja sama bisnis yang selama ini telah terjalin dapat semakin diperkuat. Sementara bagi pelaku usaha lainnya, ini menjadi kesempatan untuk saling mengenal dan memperluas pasar," katanya.

