| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Dairi. Kabupaten Dairi bersiap menyambut pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan dimulai pada 15 Juni 2026. Sebanyak 395 petugas sensus telah disiapkan untuk mendata berbagai aktivitas usaha dan sektor ekonomi guna menghasilkan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan dan kebijakan ekonomi di masa depan.
Komitmen menyukseskan agenda nasional tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama serta pembukaan Pelatihan Calon Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 Gelombang III yang berlangsung di Aula Hotel Berristera Dairi, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Batjin, mewakili Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga. Hadir pula unsur Forkopimda Kabupaten Dairi, Asisten Pemerintahan Agel Siregar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Desi Sianturi, serta para calon petugas sensus.
Dalam sambutannya, Charles Batjin menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam menyediakan data dasar yang komprehensif mengenai seluruh kegiatan usaha dan sektor ekonomi di Indonesia, kecuali sektor pertanian.
Menurutnya, data yang dihasilkan nantinya akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi nasional sekaligus menjadi acuan bagi dunia usaha dalam melihat potensi pasar dan peluang investasi.
“Sensus ini menjadi landasan pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi nasional. Karena itu, mari bersama-sama menyukseskan pelaksanaannya. Keberhasilan sensus juga sangat ditentukan oleh kualitas kerja petugas di lapangan. Manfaatkan pelatihan ini dengan baik agar seluruh materi dapat dipahami dan diterapkan saat bertugas nanti,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Dairi, Roy Perangin-angin, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung selama dua setengah bulan, mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Untuk mendukung pelaksanaan pendataan, BPS telah menyiapkan 395 petugas yang akan diterjunkan ke seluruh wilayah Kabupaten Dairi.
“Sensus ini akan berlangsung selama 2,5 bulan. Saya berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan sepenuh hati. Sensus Ekonomi bukan hanya milik BPS, tetapi merupakan tanggung jawab bersama demi kepentingan bangsa dan negara,” kata Roy.
Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi perekonomian daerah. Data tersebut nantinya akan menjadi pijakan penting dalam merancang program pembangunan, meningkatkan daya saing usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Dairi.

