| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Sergai. Setelah mengalami kerusakan parah selama lebih dari dua tahun, ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Sei Rampah dengan Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), akhirnya mulai diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumut UPTD Bina Marga dan Cipta Karya Tebing Tinggi.
Kerusakan jalan tersebut selama ini dikeluhkan masyarakat karena dipenuhi lubang dan kerap tergenang banjir, sehingga mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
Pantauan wartawan, Kamis (18/6/2026), pekerjaan perbaikan telah dimulai di sejumlah titik dengan menggunakan alat berat untuk mengorek badan jalan yang rusak. Pekerjaan terlihat berlangsung di Kampung Pala, Dusun VII Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, serta di Dusun I, III, IV dan V Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Paket Peningkatan Struktur Jalan Provinsi pada ruas Sei Rampah–Tanjung Beringin dengan panjang efektif 2.500 meter.
Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp 14,801 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Seleksi Alam Nusantara dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender dan kontrak ditandatangani pada 8 Juni 2026.
Warga menyambut baik dimulainya perbaikan jalan yang selama ini menjadi salah satu akses utama masyarakat di kawasan pesisir Sergai tersebut.
Sopian (63), warga Kampung Pala Dusun VII Desa Sei Rampah, mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini rusak parah akhirnya mendapat perhatian pemerintah.
"Selama ini kondisi jalan penuh lubang. Kalau hujan turun, lubang-lubang itu dipenuhi air hingga menyerupai kubangan kerbau. Tentu kami sangat bersyukur jalan ini diperbaiki," ujarnya.
Meski demikian, Sopian berharap pembangunan jalan tidak hanya sebatas perbaikan permukaan, tetapi juga memperhatikan elevasi badan jalan agar lebih tinggi dari kondisi saat ini.
Menurutnya, genangan banjir yang kerap terjadi menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan.
"Kami minta badan jalan ditinggikan dan parit di sepanjang jalan dibersihkan serta diperdalam agar air hujan tidak menggenangi badan jalan. Kalau terus-menerus terendam dan dilintasi kendaraan, jalan akan cepat rusak kembali," katanya.
Harapan serupa disampaikan Yusri (37), warga Dusun III, dan Baharuddin (70), warga Dusun V Desa Pekan Tanjung Beringin. Mereka berharap proyek peningkatan jalan tersebut juga memperhatikan sistem drainase sehingga jalan lebih tahan terhadap banjir dan memiliki usia pakai yang lebih panjang.
Warga optimistis perbaikan jalan akan memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Sei Rampah dan Tanjung Beringin.

