| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |
MedanBisnis - Semarang - Meski sudah lama tidak muncul di dunia politik, mantan
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rustriningsih ternyata banyak mendapat
pertanyaan apakah dirinya akan maju di Pilgub Jateng 2018. Menanggapi
itu, Rustri justru meminta doa.
Rustri dikenal masih memiliki pendukung setia sehingga dorongan untuk
maju kembali dalam Pilgub Jateng masih ada. Meski demikian menurut
Rustri, jika berminat pun tetap harus memiliki kendaraan partai,
sedangkan dinamikan Pilgub Jateng termasuk soal koalisi masih adem
ayem.
"Minat kan harus disertai perangkat yang memungkinkan bisa. Saat ini
kan proses masih jalan antara partai yang bisa mengusung dan koalisi,
itu ranah di luar kemampuan saya," kata Rustri usai mengisi acar
seminar Akuntan di Hotel Grasia Semarang, Rabu (4/10/2017).
Ia mengakui dukungan untuk maju memang ada dari pendukungnya,. Selain
itu pertemuan dengan personal kader partai juga sudah dilakukan. Meski
demikian Rustri belum gamblang menyebut dirinya akan maju Pilgub dan
meminta doa diberikan yang terbaik.
"Sore ini Masyaallah tamu jaringan lama tanya Rustri maju atau tidak.
Kan ya memang belum ada apa-apa, belum ada yang bisa disampaikan. Yah
pokoknya doa saja Allah memberikan yang terbaik," tuturnya.
Ketika ditanya apakah ada kemungkinan maju perorangan, Rustri justru
menjelaskan pendaftaran calon perorangan di KPU seharusnya mudah.
Terutama soal syarat jumlah dukungan. Tapi menurutnya ada celah
persyaratan yang membuat calon independen lemah.
"Dari sisi formulir tidak menguntungkan dalam hal mengunggah di form,
banyak menjadikan si calon lemah, kasarannya gampang dibully, itu
kemungkinan ya," ujar Rustri.
Sementara itu Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo mengatakan saat ini
memang belum ada yang mendaftar Pilgub Jateng lewat jalur independen.
Meski demikian masih ada waktu karena penyerahan syarat maju di jalur
independent dibuka pada 22 sampai 26 November 2017.
"Perseorangan mengirim syarat dukungan ke kami pada akhir November,"
kata Joko.
Rustriningsih merupakan mantan kader PDIP yang pernah menjabat sebagai
Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2008-2013 mendampingi Bibit Waluyo.
Pada Pilgub Jateng 2013, Rustri gagal mendapatkan rekomendasi maju
Pilgub lewat PDIP meskipun dirinya merupakan kader potensial saat itu.
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri ternyata memberikan
rekomendasinya ke Ganjar Pranowo yang kini menjabat Gubernur Jateng
bersama wakilnya Heru Sudjatmoko. Polemik terjadi, dan Rustri pisah
dari PDIP.
Karir politiknya sejak saat itu meredup meski para pendukung setianya
masih ada. Rustri kemudian aktif di berbagai kegiatan sosial salah
satunya di kota asalnya, Kebumen. dtc

