| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |
MedanBisnis - Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memukul lesung
sebanyak 5 kali sebagai pertanda diresmikannya operasional Kawasan
Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB),
Jumat, 20 Oktober 2017. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin
Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Gubernur NTB Muhammad Zainul
Majdi serta para hadirin pun bertepuk tangan.
Dalam sambutannya Jokowi menyebut bahwa proyek Mandalika ini sudah
digagas 29 tahun lalu tapi tak kunjung rampung. Salah satu sebabny
taka da payung hukum untuk pembebasan lahan sehingga pejabat daerah
tak berani menandatangani besaran ganti rugi.
"Kita rapat sekali di Istana, keluar Inpres. Setelah itu tak ada dua
bulan Alhamdulillah pembebasan lahan lancer, langsung bayar semua,"
kata Jokowi di tepi Pantai Kuta kawasan Mandalika, Lombok Tengah.
Tepuk tangan kembali bergemuruh. Sejumlah pembantu Presiden, di
antaranya Sekretaris Kabinet langsung mewartakan kabar gembira itu di
akun Twitternya. "Presiden @jokowi menandai peresmian KEK Mandalika
Lombok dgn investasi 13 T, setelah 29 tahun tdk terselesaikan krn
masalah pembebasan tanah," begitu kicau Pramono di akun Twitte rnya
@pramonoanung.
Setelah lesung bertalu di Mandalika dan Pramono berkicau, media sosial
menjadi riuh. Sejumlah politikus Partai Demokrat menepis klaim Jokowi
dan Pramono bahwa Mandalika 'mangkrak' selama 29 tahun.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik menyebut
KEK Mandalika ditetapkan pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 tahun 2014, terbit 1 Juli 2014.
"29 tahun itu dihitung dari mana?," tulis Rachland di akun Twitternya,
@RachlanNashidik.
Juru Bicara Partai Demokrat Imelda Sari melalui akun Twiternya
@isari68 mengatakan, KEK Mandalika sudah dimulai sejak 2011. "Dear Mr
Presiden @jokowi ini buku MP3EI yg diterbitkan th 2014 cetakan ke IV
sila dibaca mungkin bermanfaat ttg KEK Mandalika start 2011," begitu
tweet mantan jurnalis televisi itu.
Menurut dia SBY meresmikan KEK Mandalika pada 20 Oktober 2011. Saat
itu KEK masuk kawasan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan
Ekonomi Indonesia (MP3EI). Setelah itu SBY juga meresmikan Bandara
Internasional Lombok.
Saat peresmian kawasan KEK Mandalika, Gubernur NTB Muhammad Zainuk
Majdi turut menyaksikan. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang 2011
juga hadir.
Sejak dibuka Bandara Internasional Lombok, jumlah wisatawan ke NTB pun
meningkat drastis. "Siapa yang tidak tahu potensi wisata Lombok, Gili
Trawangan, Sengigi. Itu sejak 2011 sudah dikenal," kata Imelda saat
dihubungi detikcom, Selasa (24/10/2017). "Jadi kalau sekarang ada
peresmian operasional, yang mana yang dimaksud operasional itu?"
tambah dia.
Hingga saat ini keriuhan di lini masa soal siapa meresmikan Mandalika
masih terjadi.
dtc

