| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com - Medan. Dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musyawarah Nasional ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), 17-19/11/2017, Medan (Sumut) gagal menempatkan kadernya menduduki satu dari sembilan Presidium Majelis Nasional periode 2017-2022.
Dari KAHMI Medan, salah seorang anggotanya yakni Fadli Nurzal sejak awal mencalonkan diri agar dipilih menjadi anggota Presidium. Akan tetapi Fadli yang juga anggota DPR RI dari PPP tersingkir dan gagal terpilih. Koleganya sesama anggota DPR RI seperti Ahmad Riza Patria (Gerindra) dan Viva Yoga Mulyadi (PAN) justru berhasil terpilih.
Menurut anggota KAHMI Medan Riza Fachrumi Tahir yang turut menjadi penyelenggara peserta Munas, kurang luasnya jaringan yang dimiliki Fadli merupakan penyebab kegagalannya terpilih.
"Mana bisa kalau dia hanya mengandalkan jaringan PPP. Saya dengar Ahmad Riza Patria menggunakan jaringan KPU sehingga dia terpilih," kata Riza yang juga fungsionaris Golkar Sumut.
Sesungguhnya terdapat satu nama balon anggota Presidium terpilih yang berasal dari Medan yakni Ahmad Doli Kurnia. Akan tetapi politisi Golkar tersebut merupakan utusan KAHMI Bandung.
"Dia itu kuliahnya dulu di Universitas Padjajaran makanya utusan Bandung. Bapaknya dulu Sekretaris Golkar Sumut, Zainuddin Tanjung," ujar Riza.
Selengkapnya nama-nama Presidium Majelis Nasional KAHMI 2017-2022 adalah sebagai berikut.
1. Kamarusdsamad, Pengusaha.
2. Ade Komaruddin, Anggota DPR RI, Golkar.
3. Ahmad Riza Patria, Anggota DPR RI, Gerindra.
4. Hari Azhar Azis, BPK RI.
5. Ahmad Doli Kurnia.
6. Siti Zuhro, Peneliti LIPI.
7. Viva Yoga Mulyadi, Anggota DPR RI, PAN.
8. Sigit Pamungkas, KPU RI.
9. Herman Khaeron, Politisi, Demokrat.

