| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |
Medanbisnisdaily.com - Jakarta. Prabowo Subianto dan Joko Widodo menjadi dua nama dengan elektabilitas tertinggi berdasarkan survei di empat lembaga. Lalu, siapa calon presiden alternatif berdasarkan lembaga-lembaga survei itu di luar Jokowi dan Prabowo?
Elektabilitas mantan Panglima TNI itu berada di angka 1,8 persen berdasarkan survei Litbang Kompas. Survei dilakukan 21 Maret hingga 1 April 2018.
Survei Cyrus yang dilakukan 27 Maret hingga 3 April menghasilkan nilai elektabilitas Gatot berada di angka 2 persen. Persentase tersebut terpaut 0,9 persen lebih tinggi dari Harry Tanoesoedibjo di angka 1,1 persen.
Nama berbeda 'ditawarkan' survei Indikator dan Poltracking. Survei Indikator yang dilakukan 25-31 Maret 2018 menempatkan Gubernur DKI Anies Baswedan di urutan ketiga dari segi elektabilitas.
Mantan Mendikbud itu meraih elektabilitas 2,2 persen dan berada di bawah Prabowo dan Jokowi. Elektabilitas Anies disusul Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di angka 2,0 persen.
Elektabilitas AHY berada di angka 1,5 persen. Disusul berikutnya oleh elektabilitas Wapres RI saat ini Jusuf Kalla (1,3 persen) dan Gatot Nurmantyo (1,3 persen).
Survei Poltracking menggunakan 1.200 responden di 34 provinsi dan dilakukan pada 27 Januari sampai 3 Februari 2018. Jokowi mengantongi elektabilitas di angka 51,1 persen dan Prabowo 26,1 persen. (dtc)

