| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sumut mendukung sepenuhnya Diaz Faisal Malik Hendropryiono sebagai Ketua umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI yang terpilih sevata aklamasi pada kongres luar biasa PKPI di Jakarta, 13-14 Mei. Putra mantan Ketum PKPI AM Hendropryiono itu diyakini mampu membesarkan partai dan meloloskan PKPI ke Senaya pada Pemilu 2019.
Sikap dukungan ini dinyatakan Ketua DPP PKPI Sumut, Juliski Simorangkir MM kepada wartawan, Selasa (15/5/2018).
Juliski yakin PKPI di bawah kepemimpinan Diaz Hendropriyono akan semakin maju, karena Diaz sosok pemimpin yang masih muda, energik dan pekerja keras memiliki pengalaman yang luas. "Zaman now ini, partai butuh pemimpin muda yang penuh inovasi dan pemikiran dan ide-ide yang brilian," ujarnya.
Dari pidato politik di acara penutupan KLB, lanjutnya lagi, Diaz menyatakan siap menjalankan amanat yang dipercayakan para kader dan senior PKPI untuk membawa PKPI menjadi partai besar. "Kami yakin beliau mampu membesarkan PKPI dan meloloskan PKPI ke Senayan pada Pemilu 2019," katanya.
Dia melihat, dengan tekad dan modal kepercayaan yang diberikan kepadanya, PKPI akan mampu menjadi pemenang pada pemilu 2019 dengan dukungan dan kerja keras seluruh pimpinan PKPI se-Indonesia.
"Seperti yang diungkapkan beliau, PKPI bukanlah partai baru, PKPI saat ini berumur 18 tahun. Sebagai partai yang beranjak dewasa, PKPI memiliki kewajiban yang lebih besar, tanggung jawab yang lebih berat, dan tantangan yang lebih dinamis," tandasnya.
Juliski juga menyebutkan, untuk menentukan susunan pengurus, kongres juga menetapkan tim formatur yang langsung dipimpin Diaz Hendropriyono dengan anggota yang dipilih berdasarkan keterwakilan seluruh wilayah Indonesia, yaitu Ramses Wally mewakili Papua dan Maluku, Yan Mboeik mewakili Jawa Bali dan Nusa Tenggara, Ronald H Pauner mewakili Sulawesi dan Kalimantan serta Juliski Simorangkir mewakili Pulau Sumatera.
Sedangkan formatur dari unsur pendiri partai yaitu Tri Sutrisno dan kader utama partai. Formatur ini diberi waktu seminggu untuk menyusun pengurus dan segera didaftarkan ke Menkumhan untuk disahkan.

