| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |

Medanbisnisdaily.com-Medan. Pengurus Provinsi Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sumatera Utara melantik 8 pengurus cabang (Pengcab) ISSI kabupaten/kota periode 2018-2022, sesuai hasil Muscab bersama di Saka Premiere Hotel, Selasa (29/5/2018) sore.
Kedelapan Pengcab ISSI yang dilantik adalah Simalungun, Labuhan Batu, Paluta, Madina, Tapteng, Pematangsiantar, Langkat, dan Sidempuan. Tambahan 8 Pengcab baru, praktis saat ini sudah ada 17 Pengcab ISSI yang terbentuk di Sumut.
Ketua umum Pengprov ISSI Sumut, Akbar Himawan Buchori, mengatakan, dengan terbentuknya 17 Pengcab di kabupaten/ kota, maka berkesempatan bagi cabor balap ini dipertandingkan pada even daerah, seperti Pekan Olahraga Provinsi Sumut (Porprovsu). Mengingat, sesuai dengan ketentuan KONI Sumut, cabor yang bisa dipertandingkan pada Porprovsu minimal harus memiliki 17 kepengurusan di kabupaten dan kota.
"Setiap kepengurusan Pengprov cabor minimal memiliki 17 pengcab di daerah. Kami bertekad tahun ini bisa menyelesaikan 17 pengcab di Sumut. Di akhir tahun 2018, ISSI Sumut berhak mengikuti nomor pertandingan di Porprovsu," jelas Akbar pada pembukaan Muscab bersama.
Dengan terbentuknya 17 Pengcab, Akbar berharap tetap solid dan fokus utama yang dilakukan adalah membina atlet sepeda di daerah yang kemudian bisa diorbitkan masuk ke Pelatnas dan bisa mengikuti jejak Sugiono yang merupakan salah satu legenda pesepeda asal Sumut yang meraih juara di tingkat Asia.
Meski begitu, langkah awal yang segera dilakukan pengurus baru usai terbentuknya kepengurusan adalah membenahi organisatoris kepengurusan salah satunya adalah mendata seluruh klub maupun komunitas sepeda di daerah masing - masing.
"Tahun ini kita fokus pembentukan organisasi, meski sebenarnya orientasi tersebut adalah melahirkan atlet berprestasi. Saya harap konsep ini kita satu padukan, bahwa pengcab di daerah juga bisa mendata klub sepeda yang uot putnya tentu akan lahir atlet berprestasi. Terpenting juga saya harap pengurus di daerah bisa menjalin kerjasama dengan pemerintah kabupaten kota dalam membina atlet sepeda," harap Akbar.
Pihaknya menyadari bahwa sudah lama cabor balap sepeda Sumut tidak lagi meraih prestasi di ajang nasional. Maka, dengan terpilihnya Sumut bersama Aceh menjadi tuan rumah PON 2024, menjadi sinyal baik cabor balap sepeda Sumut bisa kembali bangkit dan patut disejajarkan dengan atlet daerah lain, khususnya dari Pulau Jawa.
"PON 2024 Aceh Sumut cabor sepeda dipertandingkan di Sumut. Untuk persiapan dan tahapan ke depan supaya Sumut bisa bagian penting dalam Lahirkan atlet sepeda berprestasi. Dengan adanya kepengurusan baru, kita juga berharap akan ada muncul atau lahir atlet sepeda potensial asal Sumut," harapnya.
Di satu sisi, Pengprov ISSI Sumut juga telah agendakan melaksanakan even tingkat provinsi pada 30 Juni mendatang. Program kerja perdana ini dilaksanakan sebagai penjaringan atlet muda balap sepeda potensial yang selanjutnya akan dibina melalui Pemusatan Latihan Daerah.
Penjaringan ini juga untuk mempersiapkan atlet Sumut mengikuti sejumlah kalender even tingkat nasional baik kejurnas maupun even Pra PON 2020 Papua.
Muscab bersama Pengcab ISSI Se Sumut juga dihadiri pengurus kabupaten/ kota lainnya seperti kota Medan dan para pengurus ISSI Sumut.

