| Login • Lupa Password | Daftar segera dan nikmati pemasangan iklan baris secara gratis! |
Medanbisnisdaily.com-Jakarta. Partai Gerindra sepakat tak mempermasalahkan tudingan duit mahar Rp 500 miliar yang dilontarkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. Gerindra menyebut kasus itu telah selesai karena sudah menghasilkan kesepakatan berkoalisi.
"Itu hanya di Twitter, sehingga kardus vs baper sudah selesai karena sudah ada Prabowo dan Sandi. Andi juga bilang gitu, sudah selesai. Kemarin juga ketemu Partai Demokrat, AHY, Hinca dan lainnya, jadi kalau kardus sudahlah selesai. Andi Arief mungkin sudah ngopi, sudah bercanda lagi," kata Ketua DPP bidang Advokasi dan Hukum Partai Gerindra Habiburokhman saat diskusi di Warung Daun, Jl. Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8).
Sementara itu, Waketum PD Roy Suryo menyebut cuitan Andi Arief soal mahar Rp 500 miliar itu telah clear. Dia menyebut secara PD telah meluruskan itu secara institusi.
"Secara absolutely sudah lock and clear. Andi Arief itu sahabat saya, dia menulis mengenai apa yang dia tahu. Saya hanya mendasarkan testimoni Andi Arief itu hanya anggapan saja, jadi bisa clear juga menjelaskan, tapi saya selaku Waketum Partai Demokrat ini sudah clear, ini saya menjelaskan secara institusi sudah clear," kata Roy Suryo.
Berbeda dengan Gerindra, juru bicara PKS Muhammad Kholid tetap Andi meminta maaf atau mengklarifikasi isu tersebut. Menurut Kholid, tudingan mahar Rp 500 miliar itu jelas fitnah.
"Itu jelas fitnah, dan akan memproses itu. Pak SBY secara institusi pasti tidak akan menyuruh seperti itu. Itu clear problem di Andi Arief, harapan kami Andi Arief bisa minta maaf. Kalau tidak ya ada proses dan memperkarakan itu. Iya ada langkah hukum kalau tidak ada permintaan maaf dan klarifikasi. Ya tabayyun, kan klarifikasi kan," jelas dia. (dtc)

